Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
13 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
Umum
15 jam yang lalu
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
3
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
10 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
4
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
8 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
5
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
8 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
6
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
7 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Home  /  Berita  /  Badminton

Penyusunan APBD Riau 2017 Terkendala SOTK Baru

Penyusunan APBD Riau 2017 Terkendala SOTK Baru
ilustrasi. (internet)
Jum'at, 09 September 2016 08:19 WIB
Penulis: Ratna Sari Dewi
PEKANBARU - Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2017 di Provinsi Riau perlu disesuaikan lagi berdasarkan perubahan Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) perangkat daerah yang baru. Sebab, ada beberapa nomenklatur baru di SKPD yang dilebur dan menjadi SKPD baru.

"Dewan minta draf APBD 2017 disusun kembali berdasarkan SOTK yang baru. Dalam hal ini kita juga berharap SOTK yang baru segera disahkan DPRD Riau. Jadi, kami pun bisa melakukan penyesuaiannya," ungkap Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Riau, Rahmad Rahim kepada GoRiau.com di Pekanbaru, Jumat (9/9/2016).

Sementara itu, untuk APBD-Perubahan Riau 2016, dikatakan Rahmad, paling lambat akan diserahkan ke DPRD Riau sebelum 13 September mendatang. Sedangkan, Neraca APBD Perubahan 2016 masih diangka Rp10,3 triliun atau sedikit mengalami penurunan dibanding perhitungan sebelumnya yang mencapai Rp10,9 triliun.

"Tapi karena ada pemotongan, maka itu terjadi rasionalisasi. Angka Rp10,3 triliun kami pikir masih dalam angka kewajaran," tandasnya. ***

Kategori:Voli, Riau, Badminton
wwwwww