Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
23 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
2
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
22 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
3
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
DKI Jakarta
23 jam yang lalu
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
4
STY Pastikan Motivasi Persija Jakarta Tetap Terjaga
Sepakbola
24 jam yang lalu
STY Pastikan Motivasi Persija Jakarta Tetap Terjaga
5
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
Sepakbola
21 jam yang lalu
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
6
Duet Risto Vidakovic dan Edin Prljaca Tangani PSIM Yogyakarta
Sepakbola
22 jam yang lalu
Duet Risto Vidakovic dan Edin Prljaca Tangani PSIM Yogyakarta
Home  /  Berita  /  Badminton

Permintaan Kelapa Parut Meningkat, Omzet Pedagang Naik 80 Persen

Permintaan Kelapa Parut Meningkat, Omzet Pedagang Naik 80 Persen
Penjual kelapa di pasar tradisional Lhokseumawe, Jumat (9/9/2016) [Sarina]
Jum'at, 09 September 2016 19:34 WIB
Penulis: Sarina

LHOKSEUMAWE - Permintaan kelapa parut di pasar tradisional Kota Lhokseumawe, menjelang lebaran meningkat tajam. Omzet sejumlah pedagang kelapa meningkat hingga 80 persen.

Salah seorang penjual kelapa parut di Pasar Pusong Lhokseumawe, Sulaiman, (45) kepada GoAceh mengatakan, sejak dua hari terakhir permintaan kelapa parut meningkat karena masyarakat sudah mulai mempersiapkan berbagai kebutuhan bumbu masak untuk keperluan hari meugang dan lebaran.

"Kalau jelang perayaan meugang seperti ini, permintaan kelapa parut meningkat. Saya sampai harus menambah pekerja untuk melayani pembeli,” kata Sulaiman yang akrab disapa Apa Man.  

Dia menambahkan, sejak dua hari ini, pihaknya mampu menjual 250 hingga 300 buah kelapa. Jumlah tersebut akan terus meningkat, seperti tahun tahun sebelumnya, kelapa terjual hingga 500 buah per harinya.

“Ya soal harga kita jual Rp5.000 per buah siap parut, naik seribu dari harga biasanya Rp4.000 per buah kelapa. Apakah nanti pada hari H meugang akan naik lagi, itu belum bisa kita prediksikan karena stok kelapa pada pedagang banyak sekali,“ katanya. 

Editor:TAM
Kategori:Badminton, Ekonomi
wwwwww