Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
24 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
23 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
3
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
21 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
4
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
Non Olympic
23 jam yang lalu
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
5
Denlson Junior Siap Hadapi Laga Panas Lawan Persija
Sepakbola
21 jam yang lalu
Denlson Junior Siap Hadapi Laga Panas Lawan Persija
6
Ambisi Madura United FC Putus Tren Positif PSM Makassar
Sepakbola
21 jam yang lalu
Ambisi Madura United FC Putus Tren Positif PSM Makassar
Home  /  Berita  /  Sepakbola

Duet Risto Vidakovic dan Edin Prljaca Tangani PSIM Yogyakarta

Duet Risto Vidakovic dan Edin Prljaca Tangani PSIM Yogyakarta
Pelatih kepala PSIM Yogyakarta, Risto Vidakovic. (Ileague.id)
Sabtu, 31 Oktober 2026 17:14 WIB
Penulis: Azhari Nasution

YOGYAKARTA - Manajemen PSIM Yogyakarta secara resmi mengumumkan kedatangan staf pelatih baru untuk melanjutkan perjuangan tim di arenaI Super League 2026/2027. Sosok pelatih kepala adalah Risto Vidakovic asal Serbia beserta satu asisten pelatih pendamping.

“Manajemen PSIM secara resmi memercayakan kursi pelatih kepala baru kepada Risto Vidakovic. Ia akan dibantu oleh asisten pelatih Edin Prljaca,” kata Manajer PSIM, Iksan Mahar dalam keterangan resmi tim, Sabtu (31/10/2026) sore.

Risto sendiri sudah memiliki segelintir pengalaman menangani klub lokal seperti Borneo FC serta PSS Sleman. Pengalaman membesut dua tim kasta tertinggi sepak bola Tanah Air tersebut menjadi nilai tambah positif di mata manajemen Laskar Mataram.

“Keputusan ini diambil berdasarkan analisis taktis objektif sekaligus rekam jejaknya sudah teruji di iklim sepak bola Indonesia. Ia memahami bagaimana kultur, tekanan, dan gaya kompetisi di sepak bola nasional,” jelas Iksan.

Pelatih kelahiran Sekovici pada tanggal 5 Januari 1969 tersebut tidak datang sendirian ke Yogyakarta karena manajemen turut merekrut sosok Edin Prljaca sebagai pendamping. Keduanya sama-sama mengantongi lisensi UEFA Pro serta memiliki rekam jejak pernah bermitra ketika berkarier di kompetisi sepak bola Indonesia.

“Chemistry dan pemahaman sistem kerja sudah terbangun di antara keduanya diharapkan mampu memangkas waktu adaptasi, sehingga filosofi permainan tim bisa langsung diimplementasikan saat pertandingan,” papar Iksan.

Langkah perombakan susunan staf pelatih ini merupakan bentuk keseriusan manajemen klub demi memperbaiki performa tim di awal musim ini. Seluruh elemen skuat wajib segera berbenah serta menyatukan fokus demi mengamankan raihan poin maksimal hingga akhir kompetisi.

“Ekspektasi manajemen sangat jelas. Kami menuntut jajaran pelatih baru untuk segera bekerja keras, menyatukan visi dengan seluruh pemain, dan mengembalikan konsistensi kemenangan PSIM demi mencapai target yang telah disepakati,” tegas Iksan.

Manajemen berharap, dengan adanya nama baru sebagai juru taktik tim, suporter PSIM tetap setia memberi dukungan untuk selalu membersamai perjuangan tim meraih prestasi terbaik.

“Kami juga meminta sinergi dan dukungan tanpa henti dari Brajamusti, The Maident, serta seluruh pendukung PSIM di manapun berada hingga akhir,” pungkas Iksan.***

wwwwww