Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
20 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
2
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
20 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
3
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
20 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
4
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
20 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
5
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Sepakbola
19 jam yang lalu
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
6
Lewat Single "Cinta Baru", Briana Sukses Buka Perhelatan Jakarta Rocktober 2026
Hiburan
20 jam yang lalu
Lewat Single Cinta Baru, Briana Sukses Buka Perhelatan Jakarta Rocktober 2026
Home  /  Berita  /  Badminton

Permintaan Kurban Meningkat, Padagang Kambing Panen

Permintaan Kurban Meningkat, Padagang Kambing Panen
Kambing kurban yang didagangkan di pinggir jalan negara, Gampong Paya Peulumat, Labuhanhaji Timur. [Al Fahd Radi Fahlefi]
Jum'at, 09 September 2016 22:15 WIB
Penulis: Al Fahd Radi Fahlefi

TAPAKTUAN – Sejak bulan Juli 2016, peminat hewan kurban di Kabupaten Aceh Selatan meningkat. Pedagang kambing pun mengaku omzetnya terus membesar. 

“Perkiraan saya, sejak Juli lalu sudah laku sekitar 250 ekor kambing. Kambing yang saya jual dipasok dari Kaban Jahe dan Binjai, Sumatera Utara. Per ekor saya bisa peroleh keuntungan sebesar Rp250 ribu,” sebut salah seorang pedagang kambing, Sukri di Gampong Paya Peulumat, Labuhanhaji Timur, Jumat (9/9/2016). 

Harga penjualan, sebutnya, tergantung bobot besar dan kecil. Harga mulai Rp2,2 sampai Rp3 juta.  “Di kawasan ini, bukan hanya kita pedagang kambing, tetapi ada beberapa orang. Rata-rata omzetnya meroket karena peminat hewan kurban meningkat tahun ini,” kata Sukri.

Jika stok mulai berkurang, kata dia, langsung diorder lagi. “Kalau tidak saya sendiri yang berangkat ke Kaban Jahe atau Binjai,” ujarnya.

Pembeli hewan dagangannya, bukan saja penduduk Aceh Selatan. Sebagian juga warga dari luar kabupaten.

Editor:TAM
Kategori:Badminton, Ekonomi
wwwwww