Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
20 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
13 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
3
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
15 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
4
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
17 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
5
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
15 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
6
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
Olympic
12 jam yang lalu
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
Home  /  Berita  /  Badminton
Hari Kedua

Santri Dimangsa Buaya Belum Ditemukan

Santri Dimangsa Buaya Belum Ditemukan
Bupati Aceh Selatan, T Sama Indra berbincang-bincang dengan tokoh masyarakat saat meninjauan pencarian korban di sungai Lembang, Gampong Pasie Lembeng, Kluet Selatan, Sabtu (10/9/2016). [Al Fahd Radi Fahlefi]
Sabtu, 10 September 2016 11:28 WIB
Penulis: Al Fahd Radi Fahlefi

TAPAKTUAN – Jasad santri Dayah Darusy-Syuhada di Gampong Pasie Lembang, Kecamatan Kluet Selatan, Kabupaten Aceh Selatan yang diduga diterkam buaya saat mandi bareng teman-teman di Sungai Lembang, hingga kini belum ditemukan.

“Hingga hari kedua, Sabtu (10/9/2016) pagi, korban Nova Firmansyah (12), santri kelas I MTs Dayah Darusy-Syuhada belum ditemukan. Tim pencarian terus dikerahkan, selain relawan, TNI/Polri dan masyarakat, upaya pencarian juga melibatkan paranormal (orang pintar),” kata Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Aceh Selatan, Erwiandi kepada GoAceh pagi ini.

Proses pencarian hari kedua turut disaksikan Bupati Aceh Selatan, T Sama Indra. Beliau berharap korban bisa ditemukan dengan meminta bantuan dari Allah SWT dan pertolongan pihak manapun.

“Pencarian korban harus mengutamakan kewaspadaan dan keselamatan jiwa. Jangan sampai jatuh korban. Kelihatannya lokasi kejadian rawan. Informasi saya peroleh, di sungai Lembang disebut-sebut banyak buaya,” ujar T Sama Indra.

Kehadiran bupati di lokasi musibah, sempat berbincang-bincang dengan pimpinan Dayah Darusy-Syuhada, tokoh masyarakat dan orang pintar. Di lokasi juga sudah didirikan posko.

Kapolres Aceh Selatan, AKBP Achmadi menyebutkan, selain Polri/TNI, Tim Basarnas Pos Meulaboh dan Tapatuan, relawan RAPI, pencarian hari ini juga mendatangkan pawang buaya dari Labuhanhaji, Edi Sayhputra (55).

“Mudah-mudahan kerja keras ini bisa membuah hasil. Dalam kondisi apapun, Santri yang diduga dimangsa buaya Jumat (9/9/2016) di sungai Lembang bisa ditemukan,” tandas Achmadi.

Editor:TAM
Kategori:Badminton, PON
wwwwww