Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
19 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
12 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
3
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
16 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
4
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
14 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
5
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
14 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
6
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
Umum
20 jam yang lalu
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
Home  /  Berita  /  Badminton

Dede Yusuf: Saya Minta BPOM Kalau Razia Jangan Menjelang Lebaran Saja, Memangnya Barang Palsu dan Kadaluarsa Cuma ada di Hari Besar Saja?

Dede Yusuf: Saya Minta BPOM Kalau Razia Jangan Menjelang Lebaran Saja, Memangnya Barang Palsu dan Kadaluarsa Cuma ada di Hari Besar Saja?
Ilustrasi razia makanan BPOM. (istimewa)
Sabtu, 10 September 2016 11:22 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Tanggapnya pemerintah dalam hal ini Presiden Joko Widodo dalam mengatasi masalah peredaran barang-barang palsu dan kadaluarsa mendapat apresiasi dari Ketua Komisi IX DPR Dede Yusuf. Apalagi menurutnya permasalahan ini menyangkut kesehatan jiwa manusia di Indonesia.

Namun Dede Yusuf juga mengingatkan, agar pemerintah melalui Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk tidak melulu melakukan razia saat hari-hari besar saja.

"Selama ini kita lihat pas jelang lebaran mereka baru melakukan razia, memang barang ilegal, palsu dan kadalursa adanya hanya saat lebaran? Kan tidak," ungkap Dede kepada wartawan, Sabtu (10/09/2016) di Jakarta.

Akhir-akhir ini vaksin palsu hingga terbongkarnya produksi obat palsu sudah terbongkar. BPOM dibawah kepemimpinan Penny Kusumastuti Lukito diminta agar lebih intens dalam menangani persoalan ini.

"Badan POM jangan malu-malu lagi lah. Begini, jadi kalau melakukan razia selalu menjelang lebaran, natal atau tahun baru. Para pelaku-pelaku sudah tahu, biasanya razia pada waktu tertentu aja, makanya saat lebaran seperti idul Adha ini, ya mereka simpan tuh barang," ujar politisi Demokrat ini.

Dengan melihat jumlah anggaran yang ada, Dede juga memaklumi keterbatasan BPOM. Untuk itu dirinya mengingatkan, agar pemerintah tidak malu-malu mengajukan penambahan anggaran. "Kalau memang diperlukan mari kita duduk sama-sama. Kita cari solusinya," pungkas Dede. ***

wwwwww