Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
18 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
16 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
3
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
10 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
4
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
11 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
5
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
11 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
6
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
Metropolitan
24 jam yang lalu
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
Home  /  Berita  /  Badminton

Sore Hari, Harga Daging Meugang di Lhokseumawe Anjlok

Sore Hari, Harga Daging Meugang di Lhokseumawe Anjlok
Pedagang daging meugang di Pasar Inpres Lhokseumawe, terpaksa banting harga akibat semakin menurunnya permintaan warga pada Minggu (11/9/2016) sore.
Minggu, 11 September 2016 19:29 WIB
Penulis: Sarina

LHOKSEUMAWE - Harga daging meugang pada hari kedua menjelang hari raya Idul Adha, Minggu (11/9/2016) di Kota Lhokseumawe anjlok hingga Rp100 ribu per kilogram. Sementara pada hari meugang pertama, Sabtu kemarin, harga daging mencapai Rp180 ribu perkilogram.

Salah seorang padagang daging meugang, Hasbalah, (48) mengatakan, pada pagi tadi permintaan daging masih tinggi dan harga perkilogram daging Rp170 ribu perkilogram. Namun menjelang siang pembeli semakin berkurang dan harganya pun terus merosot hingga Rp160 ribu per kilogramnya.

“ Pagi tadi kami jual dengan harga Rp.170 ribu per kilogram. Tapi sekarang harganya terpakasa kami turunkan Rp160 per kilogramnya. Biasalah kalau hari raya Idul Adha masyarakat kita menunggu daging kurban, jadi ga semua mereka membeli daging pada hari meugang,” kata Hasbalah.

Dia juga menambahkan, pedagang terpaksa menurunkan harga daging lantaran dikhawatirkan tidak akan habis dan pedagang akan alami kerugian nantinya. Harga jual daging terus turun setelah siang. Hingga pukul 15.00 WIB, harga daging sudah mencapai pada posisi Rp100 ribu perkilogram.

Dari pantauan GoAceh, di Pasar Inpres Lhokseumawe, ribuan kendaraan jenis roda dua dan empat memadati sisi kiri dan kanan jalan masuk dan jalan keluar pasar Inpres Lhokseumawe.

Editor:Zainal Bakri
Kategori:Badminton, Ekonomi
wwwwww