Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
23 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
17 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
3
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
17 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
4
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
16 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
5
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
17 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
6
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Sepakbola
16 jam yang lalu
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Home  /  Berita  /  Badminton
Konggres PSSI 2016

Moeldoko: PSSI Harus Sinergi Dengan Pemerintah, Selama Ini Menpora Jadi Penyebab Minimnya Prestasi

Moeldoko: PSSI Harus Sinergi Dengan Pemerintah, Selama Ini Menpora Jadi Penyebab Minimnya Prestasi
Panglim Jenderal TNI (purn) Moeldoko. (internet).
Rabu, 14 September 2016 22:33 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Hubungan sinergi antara PSSI dengan pemerintah menjado persyaratan mutlak untuk meningkatkan prestasi sepakbola Indonesia.

"Tidak harmonisnya hubungan PSSI dengan pemerintah, dalam hal ini Kemenpora, menjadi penyebab utama minimnya prestasi sepak bola Indonesia.

PSSI harus sinergi dengan pemerintah," kata calon Ketua Umum PSSI, Moeldoko dalam acara nonton bareng Timnas Indonesia melawan Thailand di kediamannya, Rabu (14/9/2016).

Tidak harmonisnya hubungan PSSI dengan Kemenpora menjadi penyebab Indonesia terkena sanksi dari FIFA yang baru dicabut Mei 2016.

Menurut mantan Panglima TNI itu, siapapun yang terpilih menjadi Ketum PSSI nanti, harus bisa mengayomi seluruh pihak dan menjalani komunikasi dengan baik.

"Tidak ada lagi kelompok-kelompok. Ketua umum terpilih harus bisa mengayomi seluruhnya," katanya. ***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:DKI Jakarta, Non Olympic, Olympic, Badminton
wwwwww