Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
7 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
Metropolitan
13 jam yang lalu
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
3
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
6 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
4
Aturan Baru Mabes Polri Berlaku, Personel Resmi Dilarang Isap Vape
Nasional
10 jam yang lalu
Aturan Baru Mabes Polri Berlaku, Personel Resmi Dilarang Isap Vape
5
Kapolri Jenderal Suyudi Ancam Pidana Anggota Polri dan BNN yang Isap Vape Narkotika
Umum
6 jam yang lalu
Kapolri Jenderal Suyudi Ancam Pidana Anggota Polri dan BNN yang Isap Vape Narkotika
6
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
Internasional
6 jam yang lalu
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
Home  /  Berita  /  Beladiri

Tebas Tangan Seorang Pria hingga Tewas karena Uang Keamanan, Seorang Pedagang Rempah-rempah di Pasar Dupa Diamankan Polisi Pekanbaru

Tebas Tangan Seorang Pria hingga Tewas karena Uang Keamanan, Seorang Pedagang Rempah-rempah di Pasar Dupa Diamankan Polisi Pekanbaru
Kanit Reskrim Polsek Bukit Raya, AKP Sihol Sitinjak saat ekspose pelaku Abeng di Mapolsek Bukit Raya, Kamis siang
Kamis, 15 September 2016 11:30 WIB
Penulis: Barkah Nurdiansyah
PEKANBARU - Tim opsnal Polsek Bukit Raya, Pekanbaru, Riau mengamankan seorang pria, BS alias Abeng (34) pedagang rempah-rempah di Pasar Dupa, Rabu (14/9/2016) siang, setelah menganiaya seorang pria, Deri (45) menggunakan sebilah parang hingga meninggal dunia.

Peristiwa penganiayaan itu bermula ketika korban (Deri) datang ke ruko Abeng untuk meminta uang setoran keamanan di Pasar Dupa, sekitar pukul 14.00 WIB.

"Pelaku tidak mau membayar uang setoran itu, karena tahun sebelumnya, Ia sudah membayar sebesar Rp1,5 juta kepada korban. Karena itu, korban marah dan melawan pelaku dengan balok kayu," kata Kanit Reskrim Polsek Bukit Raya, AKP Sihol Sitinjak, Kamis (15/9/2016).

"Merasa terancam, pelaku mengambil parang dari dalam rukonya dan mengayunkannya hingga mengenai tangan kanan korban. Tapi korban masih bisa melawan dan mengambil tangan pelaku dan menjepit diketiak kirinya," sambungnya.

Kepada GoRiau.com, Kanit menuturkan, saat itu pelaku langsung menarik tangannya hingga pangkal tangan kiri korban terkena sayatan. Warga sekitar Pasar Dupa (TKP) berusaha melerai dan membawa korban ke RS Syafira untuk perawatan.

"Sayangnya, nyawa korban tidak dapat tertolong karena kehabisan darah. Sore itu juga, jenazah korban di bawa pihak keluarga untuk dikebumikan. Semntara pelaku sudah kita amankan bersama barang bukti parang dan balok kayu," tuturnya.

"Kita masih selidiki motifnya, dugaan sementara karena korban kerap minta uang setoran (jatah preman) kepada pelaku," tukasnya.***

Kategori:Beladiri
wwwwww