Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
17 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
17 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
10 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
4
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
18 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
5
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
19 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
6
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
18 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Home  /  Berita  /  Jawa Barat
PON XIX Jawa Barat 2016

Amburadul, "Liaison Officer" PON XIX Jabar Keluhkan Lunch Box yang Kedapatan Belatung dan Nasi Basi

Amburadul, Liaison Officer PON XIX Jabar Keluhkan Lunch Box yang Kedapatan Belatung dan Nasi Basi
Salah satu kemasan Lunch Box PON Jabar. (GoNews.co)
Rabu, 21 September 2016 17:24 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Panitia Besar PON XIX/2016 dan Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) Jawa Barat setidaknya merekrut sebanyak 1.200 liaison officer (LO) pertandingan yang disiapkan.

Namun tidak semuanya terlayani dengan baik. Sebagian LO bahkan mengeluhkan makanan yang dibagikan pihak panitia. Pasalnya beberapa hari ini sebagian LO kebagian makanan basi.

"Kemarin kita dapat nasi basi mas, harusnya mah jangan begitu, kita kan juga kerja," ujar Asep salah satu LO di cabor Takraw, Rabu (21/09/2016) di GOR UPI Bandung.

Bukan cuma Asep, salah seorang LO perempuan yang tak mau disebut namanya, juga mengeluhkan hal yang sama. "Banyak yang terbuang dan tak termakan, kita terpaksa makan di warung beli sendiri," ujar mahasiswi UPI ini.

Bukan hanya basi, bahkan salah seorang LO dari kampus Unikom mengaku dapat bagian Lunch Box yang ber Belatung. "Ada belatung di lauknya mas, kita benar-benar kecewa," ujarnya.

Hingga berita ini turunkan, belum ada konfirmasi pihak panitia.***

wwwwww