Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
21 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
14 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
13 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
4
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
14 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
5
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
14 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
6
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
21 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Home  /  Berita  /  Riau

APBN Siap Digelontorkan untuk Merangkai Pulau di Riau, Asal...

APBN Siap Digelontorkan untuk Merangkai Pulau di Riau, Asal...
Pelabuhan Tanjung Harapan Selatpanjang. (Foto: Ratna SD)
Jum'at, 23 September 2016 09:26 WIB
Penulis: Ratna Sari Dewi
PEKANBARU - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Republik Indonesia mengaku siap kapan saja menggelontorkan dana yang bersumber dari Anggaran Belanja dan Pendapatan Negara (APBN) untuk mewujudkan program merangkai pulau di Provinsi Riau. Asalkan, proses pembebasan lahan sudah tuntas.

"Kalau masalah Amdal (Analisis Mengenai Dampak Lingkungan) serta masalah status lahan sudah selesai. Kemenhub siap mengucurkan dananya," ungkap Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Riau, Rahmad Rahim kepada GoRiau.com di Pekanbaru, Jumat (23/9/2016).

Diungkapkan pria yang sekaligus merangkap menjadi Plt Kepala Bappeda Riau ini, kegiatan pembangunan pelabuhan roro yang menghubungkan Pulau Rangsang dan Pulau Tebing Tinggi Pecah Buyung bisa ditindaklanjuti dari APBN 2016 dan 2017.

Sementara, untuk lintas Mengkapan dan Pulau Padang, Air Mabuk ke Kecamatan Pulau Tebing Tinggi ke Putong, Kecamatan Pulau Sumatera dan lainnya belum bisa diakomodir terkait kekurangan data pendukung. Diantaranya, soal UPL/UKL (Upaya Pemantauan Lingkungan/Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup), pembebasan lahan dan Amdal.

"Kalau sudah tidak ada masalah akan kita bangun. Dananya dari APBN. Kayak yang di Pecah Buyung, Kecamatan Pulau Rangsang sudah tahap empat. Itu sudah hampir selesai, cuma pasangannya harus disiapkan juga," ungkapnya. ***

Kategori:Voli, Riau
wwwwww