Korban Meninggal Mobil Dewan Digranat jadi 3 Orang
![]() |
| Ilustrasi |
Penulis: Syamsul Bahri
TAKENGON - Nurma, istri anggota Dewan Bener Meriah yang menjadi korban pelemparan granat dalam mobil, akhirnya mengembuskan napas terakhirnya pagi tadi, Jumat, (23/9/2016), sekitar Pukul 06.30 WIB di ICU RSUD Datu Beru Takengon.
Nurma adalah istri pertama dari Mansyur Ismail, Ketua Komisi A DPRK Bener Meriah. Nurma menjadi korban meninggal ketiga yang disebabkan oleh insiden pelemparan granat ke dalam mobil dinas milik suaminya. Polisi telah menetapkan Sz, istri kedua Mansyur sebagai dalang kasus penggranatan tersebut.
Sebelum Nurma, Kiki 7 tahun, anak kandungnya tewas mengenaskan di lokasi kejadian. Selang satu hari, menyusul Aulia 23 tahun, yang juga putra kandung Nurma dan Mansyur, yang meninggal diruang ICU RSUD Bener Meriah, setelah sempat menjalani operasi oleh pihak rumah sakit.
Dirut RSUD Datu Beru Takengen, dr Hardiyanis ketika dikonfirmasi, membenarkan pristiwa meninggalnya korban atas bama Nurma 50 tahun, yang merupakan salah satu korban peledakan geranat dalam mobil dinas anggota dewan DPRK Bener Meriah.
"Benar bahwa salah satu korban peledakan geranat dalam mobil beberapa waktu yang lalu, korban sempat dirawat selama 5 hari diruang ICU, pascadirujuk dari RSUD Munyang Kute Bener Meriah. Sejak kita terima, kondisi korban memang sudah sangat buruk, namun kita tetap upayakan semaksimal mungkin untuk menolong korban dan akhirnya korban meninggal dunia, " kata Hardy.
| Editor | : | TAM |
| Kategori | : | Beladiri |













