Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
22 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
2
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
22 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
3
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
22 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
4
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Sepakbola
22 jam yang lalu
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
5
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
22 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
6
Lewat Single "Cinta Baru", Briana Sukses Buka Perhelatan Jakarta Rocktober 2026
Hiburan
22 jam yang lalu
Lewat Single Cinta Baru, Briana Sukses Buka Perhelatan Jakarta Rocktober 2026
Home  /  Berita  /  Beladiri

Korban Meninggal Mobil Dewan Digranat jadi 3 Orang

Korban Meninggal Mobil Dewan Digranat jadi 3 Orang
Ilustrasi
Jum'at, 23 September 2016 17:49 WIB
Penulis: Syamsul Bahri

TAKENGON - Nurma, istri anggota Dewan Bener Meriah yang menjadi korban pelemparan granat dalam mobil, akhirnya mengembuskan napas terakhirnya pagi tadi, Jumat, (23/9/2016), sekitar Pukul 06.30 WIB di ICU RSUD Datu Beru Takengon.

Nurma adalah istri pertama dari Mansyur Ismail, Ketua Komisi A DPRK Bener Meriah. Nurma menjadi korban meninggal ketiga yang disebabkan oleh insiden pelemparan granat ke dalam mobil dinas milik suaminya. Polisi telah menetapkan Sz, istri kedua  Mansyur sebagai dalang kasus penggranatan tersebut.

Sebelum Nurma, Kiki 7 tahun, anak kandungnya tewas mengenaskan di lokasi kejadian. Selang satu hari, menyusul Aulia 23 tahun, yang juga putra kandung Nurma dan Mansyur, yang meninggal diruang ICU RSUD Bener Meriah, setelah sempat menjalani  operasi oleh pihak rumah sakit.

Dirut RSUD Datu Beru Takengen, dr Hardiyanis ketika dikonfirmasi, membenarkan pristiwa meninggalnya korban atas bama Nurma 50 tahun, yang merupakan salah satu korban peledakan geranat dalam mobil dinas anggota dewan DPRK Bener Meriah.

"Benar bahwa salah satu korban peledakan geranat dalam mobil beberapa waktu yang lalu, korban sempat dirawat selama 5 hari diruang ICU, pascadirujuk dari RSUD Munyang Kute Bener Meriah. Sejak kita terima, kondisi korban memang sudah sangat buruk, namun kita tetap upayakan semaksimal mungkin untuk menolong korban dan akhirnya korban meninggal dunia, " kata Hardy.

Editor:TAM
Kategori:Beladiri
wwwwww