Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
23 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
2
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
5 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
3
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
23 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
4
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
23 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
5
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Sepakbola
23 jam yang lalu
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
6
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
24 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Home  /  Berita  /  Riau

Tak Terima Orangtuanya Dimintai Uang Terus, Remaja di Dumai Rela Tusuk Badan Pengangguran dengan Obeng

Tak Terima Orangtuanya Dimintai Uang Terus, Remaja di Dumai Rela Tusuk Badan Pengangguran dengan Obeng
JH yang rela menganiaya penggangguran di Kota Dumai, Riau, karena orangtuannya sering dimintai uang oleh terlapor.
Jum'at, 23 September 2016 17:55 WIB
DUMAI - Kondisi ekonomi yang semakin sulit, lahir beragam tindak kejahatan di masyarakat Kota Dumai, Riau. Seperti yang dilakukan JH (17) terhadap RS (34), dengan cara menusuk badan RS menggunakan obeng bertangkai kuning, Minggu (18/9/2016) sekitar pukul 23.00 WIB di Gang Seroja Jalan Husni Thamrin, Kelurahan Ratu Sima, Kecamatan Dumai Selatan.

Informasi yang dirangkum GoRiau.com (GoNews Group), JH terpaksa melakukan hal itu karena tak terima orangtuanya yang berprofesi sebagai juru parkir dimintai uang terus oleh RS. Selain menusuk badan RS dengan obeng, JH juga mengikat leher RS dengan rantai besi dan menyumpal mulut RS dengan kain.

"JH menusuknya tidak sampai melobangi tubuh RS, hanya goresan yang membekas. JH merasa sakit hati (tidak senang) karena RS sering meminta uang kepada orangtuannya," jelas Kapolsek Dumai Barat, Kompol Sasli Rais kepada GoRiau.com, Jumat sore (23/9/2016).

Akibat dari kejadian ini JH mengalami luka gores pada punggung dan perut, serta memar pada kedua mata. "Sudah dilaksanakan diversi antara keluarga RS dengan JH, namun gagal dan dilanjutkan dengan proses sidik," ungkapnya.

Saat ini untuk peoses penyelidikan, JH diamankan di Mapolsek Dumai Barat. Barang bukti yang diamankan dari JH, berupa 1 buah rantai besi, kaos warna kuning, dan 1 buah obeng tangkai warna kuning.***

Kategori:Beladiri, Riau
wwwwww