Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
21 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
13 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
3
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
20 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
4
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
14 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
5
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
14 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
6
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Umum
19 jam yang lalu
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Home  /  Berita  /  Beladiri

Pemalsuan Benih Padi, Polres Langsa: Proses Hukum Tetap Lanjut

Pemalsuan Benih Padi, Polres Langsa: Proses Hukum Tetap Lanjut
Ilustrasi
Jum'at, 23 September 2016 19:20 WIB
Penulis: Dedek
LANGSA - Proses hukum kasus dugaan pemalsuan label benih padi yang berhasil diungkap di Kilang Padi Cloning Jaya Gampong Krueng Sikajang, Kecamatan Manyak Payed, Aceh Tamiang, pada Agustus 2016 lalu, tetap berlanjut.

Demikian disampaikan Kapolres Langsa, AKBP Iskandar ZA melalui Kasat Reskrim, AKP Muhammad Taufiq, kepada GoAceh, Jumat (23/9/2016).

Ia menjelaskan, pascapengungkapan kasus tersebut, pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, yakni Ahmad Tunggal Kuayan, Budi Santoso, keduanya warga Kecamatan Manyak Payed.

Begitupun juga terhadap, Koordinator Pengawas Benih Tanaman Kabupaten Aceh Tamiang, Nurdin dan Koordinator Pelaksana Sertifikasi Benih Padi UPTD BPSBTPH Aceh, Zainun, telah kami periksa sebagai saksi.

"Tersangka, Erwinsyah, juga telah kita lakukan pemeriksaan,"ujarnya seraya menambahkan pihaknya juga telah mengirimkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) ke Kejaksaan Negeri Kuala Simpang," jelasnya.

Kemudian, sambut Kasat, pihaknya akan melakukan pengiriman 4 lembar label benih bersertifikat, diantaranya 2 lembar asli dan 2 lembar diduga palsu ke Laboratorium Forensik (Labfor) Cabang Medan.

"Persyaratan pengiriman sudah terpenuhi, hanya tinggal pelaksanaannya saja," pungkasnya.

Kategori:Beladiri
wwwwww