Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
17 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
19 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
18 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
4
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
18 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
5
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
Sepakbola
17 jam yang lalu
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
6
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
8 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Home  /  Berita  /  Riau

Wow, Nasabah Bank Sampah di Pematang Pudu Bersih Mayoritas Anak-anak

Wow, Nasabah Bank Sampah di Pematang Pudu Bersih Mayoritas Anak-anak
Ilustrasi
Jum'at, 23 September 2016 08:17 WIB
Penulis: Ira Widana
DURI - Ketika anak-anak di Kelurahan Pematang Pudu bisa berperilaku hidup bersih dari sampah, kenapa orang dewasa di Kelurahan dan Desa lainnya tidak bisa. Justru pelaku pembuang sampah sembarangan di pinggir Jalan dan setiap sudut Jalan, di Kecamatan Mandau itu mayoritas orang dewasa.

Dalam pemaparan yang disampaikan pengelola bank sampah Pematang Pudu Bersih saat diskusi di Pondok Oleh-Oleh Duri, Kamis (22/9/2016) kemarin, 70 persen dari jumlah nasabah bank sampah adalah anak-anak.

Sesuai dengan data yang mereka tunjukan, mulai Sepetember 2015 sampai Agustus 2016, jumlah nasabahnya mencapai 110 orang. Dimana rinciannya, 7 orang dewasa pria, 28 dewasa wanita, 73 orang anak-anak, dan 2 orang pelajar atau instansi sekolah.

"Alangkah baiknya jika orang dewasa juga mau menyelamatkan bumi ini dengan mengelola sampah rumah tangganya dengan baik. Hal itu sudah dibuktikan nasabah bank sampah, yang didominasi anak-anak," ujar Perwakilan Asosiasi Daur Ulang Plastik Indonesia (APDUPI) kepada GoRiau.com.

Menurutnya, anak-anak dapat melihat nilai rupiah dari sampah-sampah tersebut, dengan kreatif mengumpulkan sampah yang masih memiliki nilai jual, seperti kemasan plastik susu, kemasan sunligh, kemasan sabun, kemasan kopi, serta masih banyak lagi sampah yang bisa mereka tukar dengan uang di bank sampah Pematang Pudu Bersih.

"Total sampah yang ditabung hampir setahun ini mencapai 6.393 kg. Dan jumlah sampah yang terjual 4.942 kg. Itu baru sampah dari 3 RW, bagaimana jika seluruh masyarakat di Kecamatan Mandau ini mau menabung sampahnya ke bank sampah Pematang Pudu Bersih. Mungkin tidak akan ada lagi sampah berserakan di tengah Kota Duri," tutupnya.***

Kategori:Riau, Ekonomi
wwwwww