Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
6 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
5 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
3
Pujian Osmar Loss buat Mentalitas Pemain Dewa United FC
Sepakbola
37 menit yang lalu
Pujian Osmar Loss buat Mentalitas Pemain Dewa United FC
4
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
Hukum
32 menit yang lalu
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
5
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
27 menit yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Home  /  Berita  /  Riau

7 kali Membegal dengan 3 Rekannya, Ternyata Pelajar SMK Ini Hanya Dikasih 1 Handphone Milik Korban

7 kali Membegal dengan 3 Rekannya, Ternyata Pelajar SMK Ini Hanya Dikasih 1 <i>Handphone</i> Milik Korban
Empat begal sadis saat ekspos di Mapolresta Pekanbaru, Selasa siang (Foto: GoRiau.com)
Selasa, 27 September 2016 12:50 WIB
Penulis: Barkah Nurdiansyah
PEKANBARU - Statusnya sebagai pelajar di salah satu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kota Pekanbaru, Riau, tidak mengurungkan niat AR (17) ikut melakukan aksi begal sebanyak tujuh kali.

"Saya diajak sama HK (46), pembagian hasilnya tak jelas, kemaren terakhir dikasih handphone korban, merek Asus," kata AR saat berbincang dengan GoRiau.com (GoNews Grup) di Maporlesta Pekanbaru, Selasa (27/9/2016) siang.

Terpisah, otak aksi begal, HK mengaku biasa menjalankan aksinya sekitar pukul 00.00 WIB sampai 05.00 WIB, bersama tiga rekannya AR, AG (23), Nv (37) dan seorang lagi PT yang berstatus sebagai DPO.

"Kami kumpul di rumah dulu, korbannya target acak. Tapi, sasaran kami, cuma remaja . Kalau orangtua, perempuan, tidak pernah kami begal. Senjata itu untuk mengancam korban saja," ujar HK.

"Motornya langsung jual ke Siak, ada penampung di sana. Satu motor dijual, Rp2,5 juta. Hasilnya dibagi-bagi dan untuk keluarga juga. Kemarin sempat jadi supir travel, berhenti karena gajinya tidak cukup," tukasnya.

Terpisah, Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Tonny Hermawan R SIK menuturkan, keempat pelaku masih menjalani pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut.

Tiga pelaku begal, HK, Nv dan AG dijerat pasal 365 KUHP. "Ancaman sembilan tahun penjara, sedangkan AR akan kita usahakan untuk diversi, karena masih dibawah umur," tegas Kapolresta.***

Kategori:Beladiri, Riau
wwwwww