Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
23 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
2
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
Sepakbola
21 jam yang lalu
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
3
Ardhi Tjahjoko Optimistis Persija Bisa Tampil Maksimal Hadapi Persebaya
DKI Jakarta
21 jam yang lalu
Ardhi Tjahjoko Optimistis Persija Bisa Tampil Maksimal Hadapi Persebaya
4
Kasus Suap HGB Summarecon Bogor, KPK Dalami Aliran Dana ke Orang Kepercayaan Nusron Wahid
Hukum
23 jam yang lalu
Kasus Suap HGB Summarecon Bogor, KPK Dalami Aliran Dana ke Orang Kepercayaan Nusron Wahid
5
12 Anggota PMR DKI Berangkat ke Jepang Ikuti Program Pertukaran Pemuda
Metropolitan
24 jam yang lalu
12 Anggota PMR DKI Berangkat ke Jepang Ikuti Program Pertukaran Pemuda
6
BMKG Prakirakan Hujan Membasahi Sejumlah Wilayah Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
13 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Hujan Membasahi Sejumlah Wilayah Jabodetabek Hari Ini
Home  /  Berita  /  Riau

Gubernur Riau Kaget Ada Kasus Siswa SMP Tewas Dibogem Mentah Anak SMK di Pekanbaru

Gubernur Riau Kaget Ada Kasus Siswa SMP Tewas Dibogem Mentah Anak SMK di Pekanbaru
Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Tonny Hermawan R SIK melihat kondisi korban DO (14) yang tewas setelah dianiaya seorang siswa SMK, Jumat siang (foto: barkah/goriau.com)
Jum'at, 30 September 2016 18:02 WIB
Penulis: Ratna Sari Dewi
PEKANBARU - Gubernur Riau, H Arsyadjuliandi Rachman mengaku baru tahu dari media terkait kasus tewasnya seorang pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) Bukit Raya, DO (14) karena dibogem mentah oleh seorang pelajar Sekolah Menegah Kejuruan (SMK), Pd (16), Jumat (30/9/2016) siang.

"Dimana kejadiannya?" tanya Andi Rachman sembari bertanya kepada beberapa staffnya ketika diwawancarai GoRiau.com di Pekanbaru, Jumat (30/9/2016).

Seketika itu juga, Kepala Satpol PP Provinsi Riau, Zainal yang berada di dekat Gubernur Riau tampak sibuk menghubungi beberapa relasinya untuk menanyakan perihal kasus tewasnya siswa SMP di tangan pelajar SMK tersebut. "Kita akan cek, apa sebenarnya yang terjadi," ungkap Andi Rachman.

Sebelumnya, Kanit Reskrim Polsek Tenayan Raya, Ipda Sulaeman Daulay mengungkapkan telah mengamankan tiga orang terkait kasus ini. Dimana, dua saksi merupakan teman korban dan seorang lagi, berinisial Pd yang diduga sebagai pelaku.

"Kita masih melakukan pemeriksaan intensif," tuturnya.

Kepada GoRiau.com (GoNews Grup), Kanit menuturkan, kejadian bermula ketika korban dan pelaku bertemu di warnet, jalan Hangtuah, Kecamatan Sail, Pekanbaru. Pelaku merasa tidak senang dengan korban yang terkesan menantangnya.

"Sempat terlibat adu mulut, pelaku kemudian mencekik leher korban yang saat itu duduk di tengah sepeda motor. Tidak hanya itu, pelaku kemudian memukul uluh hati korban hingga pingsan," tuturnya.

"Keduan teman korban yang panik, justru meninggalkan korban di lapangan, tidak jauh dari TKP dan langsung memanggil ibu korban. Sayangnya, nyawa korban tidak dapat tertolong," sambungnya.

Ditegaskannya, pelaku saat ini masih menjalani pemeriksaan di Mapolsek Tenayan Raya. "Kita belum tahu motif pelaku sebenarnya, dugaannya karena sakit hati. Tapi akan kita dalami lagi," tutupnya. ***

Kategori:Voli, Riau
wwwwww