Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
6 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
Metropolitan
12 jam yang lalu
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
3
Menpora Erick Sebut Tantangan Masa Depan Pemuda Butuh Kolaborasi Lintas Sektor
Kemenpora
24 jam yang lalu
Menpora Erick Sebut Tantangan Masa Depan Pemuda Butuh Kolaborasi Lintas Sektor
4
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
5 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
5
Aturan Baru Mabes Polri Berlaku, Personel Resmi Dilarang Isap Vape
Nasional
9 jam yang lalu
Aturan Baru Mabes Polri Berlaku, Personel Resmi Dilarang Isap Vape
6
Kapolri Jenderal Suyudi Ancam Pidana Anggota Polri dan BNN yang Isap Vape Narkotika
Umum
5 jam yang lalu
Kapolri Jenderal Suyudi Ancam Pidana Anggota Polri dan BNN yang Isap Vape Narkotika
Home  /  Berita  /  Riau

Gara-gara Saling Pandang, Siswa SMP Bukit Raya Ternyata Tewas Ditangan Teman Semasa SD

Gara-gara Saling Pandang, Siswa SMP Bukit Raya Ternyata Tewas Ditangan Teman Semasa SD
Jenazah korban, DO (14) saat berada di IGD RSUD Arifin Achmad, Jumat siang kemarin (foto: dokumen goriau.com/gonews group)
Sabtu, 01 Oktober 2016 11:04 WIB
Penulis: Barkah Nurdiansyah
PEKANBARU - Hingga saat ini, Polisi masih menyelidiki penyebab pasti kematian, seorang pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) Bukit Raya, DO (14) setelah berkelahi dengan rekannya, Pd (16) Jumat (30/9/2016) siang lalu.

Menjalani pemeriksaan di Mapolsek Tenayan Raya, terungkap jika korban dan pelaku memiliki hubungan keluarga (satu marga). Keduanya juga pernah satu kelas semasa Sekolah Dasar (SD).

"Pelaku (Pd) ini masih kelas satu di SMP Zamrad (sebelumnya SMK Zamrad). Sedangkan korban kelas tiga di SMP Bukit Raya," kata Kanit Reskrim Polsek Tenayan Raya, Ipda Sulaeman Daulay saat berbincang dengan GoRiau.com (GoNews Grup) di ruang kerjanya, Sabtu (1/10/2016) pagi.

"Pengakuan pelaku karena kesal dengan korban yang menggertak dan menantangnya. Pelaku langsung meninju mulut dan mata korban. Tidak puas hanya memukul wajah korban, pelaku kembali meninju uluh hati korban hingga pingsan," sambungnya.

Kanit menambahkan, dua rekannya panik, kemudian meninggalkan korban dalam keadaan pingsan di lapangan dekat Kantor Lurah Sail dan langsung memberitahukannya ke orangtua korban.

"Ternyata, setelah orangtua korban tiba di TKP, korban sudah tidak bernyawa. Jumat sore kemarin langsung kita lakukan autopsi sesuai permintaan pihak keluarga korban," tukas Kanit.***

Kategori:Olympic, Riau
wwwwww