Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
12 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
2
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
15 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
3
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
9 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
4
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
20 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
5
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
10 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
6
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
8 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Home  /  Berita  /  Riau
Pemilukada Kota Pekanbaru 2017

Panwas Anulir Keputusan KPU Pekanbaru, Said Usman Memenuhi Syarat Kesehatan

Panwas Anulir Keputusan KPU Pekanbaru, Said Usman Memenuhi Syarat Kesehatan
Pasangan Bakal Calon Dastrayani Bibra-Said Usman Abdullah saat melakukan pendaftaran di KPU Kota Pekanbaru.
Selasa, 04 Oktober 2016 21:15 WIB
Penulis: Fahrul Rozi
PEKANBARU - Hasil pleno Panitia Pengawas (Panwas) Pemilukada Kota Pekanbaru menganulir keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nomor 488/KPU-PBR-04.435265/IX/2016 perihal pergantian Bakal Calon Walikota dan Wakil Walikota atas nama Said Usman Abdullah (SUA). Pasangan Bakal Calon Walikota Dastrayani Bibra (IDE) ini sebelumnya dinyatakan tidak memenuhi syarat kesehatan berdasarkan rekomendasi Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Riau.

Dalam surat Berita Acara hasil pleno Panwas Kota Pekanbaru bernomor 060/RI-11/PM.05.02/10/2016 disebutkan, pleno tersebut dilakukan berdasarkan laporan Kuasa Hukum Bakal Pasangan Calon Dastrayani Bibra-Said Usman Abdullah perihal permintaan tindakan atas dikeluarkannya surat KPU tersebut.

Setelah mempertimbangkan bukti-bukti, saksi-saksi dan kajian dugaan pelanggaran, Panwas membuat kesimpulan antara lain:

Pertama, bahwa kesimpulan tidak memenuhi syarat terhadap bakal calon Wakil Walikota Pekanbaru atas nama Said Usman Abdullah adalah murni hasil penafsiran KPU Kota Pekanbaru yang dasar kajiannya masih lemah dan tidak mendapat dukungan keterangan dari tim pemeriksa kesehatan.

Kedua, bahawa dengan bukti fisik saat ini di mana Said Usman Abdullah masih dapat beraktifitas mandiri dengan baik ditambah dengan tidak adanya kesimpulan dari tim pemeriksa kesehatan yang secara tegas menyatakan ketidakmampuan yang bersangkutan. Maka dapat ditarik kesimpulan, bahwa saat ini Said Usman Abdullah masih mampu secara jasmani dan rohani.

Ketiga, bahwa Said Usman Abdullah saat ini dapat dinyatakan mampu secara jasmani dan rohani. Berdasarkan hasil kajian dan kesimpulan diatas, kami merekomendasikan agar KPU Kota Pekanbaru menyatakan Said Usman Abdullah memenuhi syarat kesehatan sebagai Bakal Calon Wakil Walikota Pekanbaru tahun 2017-2022 dan menarik surat KPU Kota Pekanbaru Nomor 488/KPU-PBR-04.435265/IX/2016 perihal pergantian Bakal Calon Walikota dan Wakil Walikota.

Surat berita acara hasil pleno itu dikeluarkan tertanggal 4 Oktober 2016 yang dilakukan di Sekretariat Panwas Kota Pekanbaru Jalan Elang, Sukajadi. ***

Kategori:Metropolitan, Riau
wwwwww