Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
12 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
2
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
10 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
3
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
12 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
4
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
9 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
5
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
Basket
14 jam yang lalu
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
6
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
Sepakbola
9 jam yang lalu
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
Home  /  Berita  /  Riau

Ancaman Kapolda Soal Aktivitas Perambahan Hutan di Riau: Ada yang Menghalangi Tangkap! Tokenya Sekalian

Ancaman Kapolda Soal Aktivitas Perambahan Hutan di Riau: Ada yang Menghalangi Tangkap! Tokenya Sekalian
Kapolda Riau, Brigjen Zulkarnain Adinegara didampingi Kabid Humas (Kanan) dan Kepala SPN Pekanbaru (Kiri) (Foto: Chairul Hadi/ GoRiau.com)
Kamis, 06 Oktober 2016 10:36 WIB
Penulis: Chairul Hadi
PEKANBARU - Sampai saat ini, aktivitas perambahan hutan dan lahan di Provinsi Riau masih berlangsung. Imbasnya, berhektar-hektar area menjadi tandus, bahkan terbakar. Ini pun akhirnya menyulut perhatian Kapolda, Brigjen Zulkarnain Adinegara.

Kapolda yang baru dilantik ini menyampaikan bagi seluruh Kapolres se-Riau, agar melakukan penindakan tegas. Pasalnya, kebakaran lahan dan hutan (Karlahut) cenderung dipicu atau diawali akibat adanya kegiatan perambahan.

"Hari ini saya dapat laporan dari Bengkalis, tim gabungan mengamankan kayu ilegal loging. Kalau ada yang menghalang-halangi, tangkap. Dan ingat, jangan hanya penebangnya saja, tapi tokenya sekalian," sebut dia, Kamis (6/10/2016) siang, di Pekanbaru.

"Enak banget tokenya kalau gitu, yang ditangkap cuma bawahannya, yang jauh penting itu toke, yang menyuruh melakukan. Saya paham hidup masyarakat kecil, namun perambahan ini penyebab awal kebakaran hutan," kata dia kepada GoRiau.com (GoNews Group).

Mantan Kapolda Maluku Utara ini pun berjanji tidak akan main-main. "Saya apresiasi luar biasa bila ada Kapolres yang bisa menangkap tokenya. Saya tidak hanya ngomong, saya akan buktikan, saya akan datang ke sana walau pun jauh," sebut Zulkarnain Adinegara.

Ia juga menghimbau kepada masyarakat Riau agar tidak coba-coba melakukan perambahan serta pembakaran lahan. "Kami (kepolisian, red) bukan senang atau bangga menghukum masyarakat kecil, pahamilah, lebih baik mencegah," yakinnya.

Dalam waktu dekat ini, Brigjen Zulkarnain juga berencana melakukan blusukan ke lahan yang terbakar, untuk memastikan proses penindakkan, terutama dari segi penegakkan hukum. "Itu atensi pimpinan," jawabnya.

"Saya juga berencana akan mendatangi perusahaan yang terindikasi areanya sering terbakar, termasuk masyarakat sekitar. Saya juga ingin ketemu dengan teman aktivis lingkungan, sekaligus membahas soal SP3 itu. Gimana caranya agar lingkungan (hutan, red) kita dijaga," singkatnya.

Terkait aktivitas perambahan ini, salah satu yang menjadi perhatian saat sekarang adalah di wilayah Cagar Biosfer Giam Siak Kecil dan Bukit Batu, di Kabupaten Bengkalis, Riau. Sebagian area itu sudah gundul akibat ditebang. ***

Kategori:Riau, Beladiri
wwwwww