Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
10 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
2
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
10 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
3
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
9 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
4
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
7 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
5
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
Basket
12 jam yang lalu
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
6
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
Sepakbola
7 jam yang lalu
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
Home  /  Berita  /  Riau

Larangan Sepeda Motor Melintasi Fly Over di Pekanbaru Bisa Jadi Dibatalkan

Larangan Sepeda Motor Melintasi Fly Over di Pekanbaru Bisa Jadi Dibatalkan
Fly over Pekanbaru. (Foto: Ratna SD)
Kamis, 06 Oktober 2016 10:15 WIB
Penulis: Ratna Sari Dewi
PEKANBARU - Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Riau mengaku kesulitan dalam melakukan sosialisasi larangan sepeda motor melintasi jembatan layang fly over di Pekanbaru. Sering kali, spanduk peringatan kendaraan roda dua melintas di jembatan layang yang dipasang hilang karena diturunkan paksa oleh salah seorang oknum.

"Spanduk peringatan yang kami pasang sering kali diturunkan," ungkap Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Riau, Rahmad Rahim kepada GoRiau.com di Pekanbaru, Kamis (6/10/2016).

Ia pun menyadari pro dan kontra atas pelarangan sepeda motor melintasi fly over ini memang tidak dapat dihindarkan. Salah satu penyebabnya dikarenakan masyarakat yang belum sepenuhnya paham akan tujuan Dishub melarang sepeda motor melintas di jembatan layang pembangunan masa kepemimpinan Rusli Zainal tersebut. Padahal, alasan utamanya adalah untuk keselamatan si pengendara motor itu sendiri.

"Pasti ada pro dan kontranya, kita lihat dulu respon masyarakat. Bisa saja tidak jadi dilarang kalau masyarakat banyak yang tidak setuju," paparnya. ***

Kategori:Voli, Riau
wwwwww