Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
22 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
2
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
21 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
3
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
24 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
4
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
24 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
5
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
DKI Jakarta
23 jam yang lalu
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
6
STY Pastikan Motivasi Persija Jakarta Tetap Terjaga
Sepakbola
23 jam yang lalu
STY Pastikan Motivasi Persija Jakarta Tetap Terjaga
Home  /  Berita  /  Riau

Mahasiswa Tuding Pemko Dumai Lakukan Pembohongan Publik Terkait Beasiswa Selama Tiga Tahun

Mahasiswa Tuding Pemko Dumai Lakukan Pembohongan Publik Terkait Beasiswa Selama Tiga Tahun
Walikota Dumai Zulkifli As saat mendengarkan aspirasi ratusan mahasiswa di Kota Dumai, Riau dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Kota Dumai.
Kamis, 06 Oktober 2016 12:12 WIB
Penulis: Friedrich Edward Lumy
DUMAI - Sejak tahun 2013 sampai 2015, Pemerintah Kota (Pemko) Dumai, melalui Bagian Kesra memberikan pengumuman terkait pemberian beasiswa untuk mahasiswa kelahiran Kota Dumai, Riau. Namun, hal ini tidak terealisasi sampai tiga tahun, sehingga mahasiswa menuding Pemko Dumai telah melakukan pembohongan Publik.

Hal itu disampaikan mahasiswa tingkat akhir IAITF Dumai, Teguh Hidayat dihadapan Walikot Dumai Zulkifli As, Ketua DPRD Dumai Gusri Effendi dan dihadapan anggota DPRD lainnya, sebagaimana dikutip GoRiau.com, Kamis (6/10/2016).

"Proposal beasiswa sudah kita berikan kepada Bagian Kesra Pemko Dumai. Namun sejak 3 tahun 6 bulan kita menunggu, tidak ada hasilnya," ujarnya.

Ia melanjutkan, mahasiswa jangan diberikan janji, tapi bukti. Waktu 10 hari yang diinginkan diberikan agar DPRD dan Pemko Dumai bisa menyelesaikan permaslahan ini. "Kita hanya menuntut hak kita sebagai mahasiswa, terkait beasiswa," ujarnya.

Zainal Abidin Wakil Ketua DPRD Kota Dumai sebagai pimpinan sidang, menyampaikan dalam perundingan ini meminta 10 hari perundingan antara DPRD dan Pemko Dumai, untuk menyelesaikan permasalahan beasiswa mahasiswa tempatan.

"Berikan kita (DPRD dan Pemko Dumai) waktu membahas beasiswa ini. Kita ingin permasalahan ini selesai," jelasnya.***

Kategori:Olympic, Riau
wwwwww