Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
6 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
6 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
3
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
Hukum
46 menit yang lalu
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
4
Pujian Osmar Loss buat Mentalitas Pemain Dewa United FC
Sepakbola
51 menit yang lalu
Pujian Osmar Loss buat Mentalitas Pemain Dewa United FC
5
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
41 menit yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
6
Pujian Cara Pemain Bali United Berjuang Raih Kemenangan Tandang Perdana
Sepakbola
31 menit yang lalu
Pujian Cara Pemain Bali United Berjuang Raih Kemenangan Tandang Perdana
Home  /  Berita  /  Riau

Riau Kekurangan Pengawas Tenaga Kerja, Menakertrans Janji Tambah Secara Bertahap

Riau Kekurangan Pengawas Tenaga Kerja, Menakertrans Janji Tambah Secara Bertahap
Menakertrans RI, M Hanif Dhakiri. (Foto: Ratna SD)
Kamis, 06 Oktober 2016 12:38 WIB
Penulis: Ratna Sari Dewi
PEKANBARU - Jumlah pengawas perusahaan yang dimiliki Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau masih jauh dari kata ideal. Pasalnya, dari total 3.676 perusahaan yang ada, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi. (Disnakertrans) Provinsi Riau hanya memiliki 34 orang pengawas.

"Nanti kita tambah secara bertahap," singkat Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) RI, Muhammad Hanif Dhakiri saat diwawancara GoRiau.com di VIP Lancang Kuning, Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru, Kamis (6/10/2016).

Sebelumnya, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Kependudukan (Disnakertransduk) Provinsi Riau Rasidin Siregar melalui Kepala Bidang Pegawasan Disnakertransduk Riau, Yenita Rizal menjelaskan, bahwa Riau hanya memiliki 34 orang tenaga pengawas. Minimnya tenaga pengawas tersebut diperuntukkan mengawasi sekitar 3.676 perusahaan yang mempekerjakan 308.277 tenaga kerja lokal dan 518 tenaga kerja asing.

"Idealnya satu pengawas itu mengawasi lima perusahaan. Tapi kenyataannya di Riau, satu pengawas bisa mengawasi lebih dari seratus perusahaan," ulas Yenita.

Tak ingin tinggal diam, Yenita mengaku pihaknya telah mengajukan penambahan personil pengawas kepada pemerintah pusat melalui Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau. "Pusat yang akan melakukan seleksi terhadap calon pengawas. Nantinya, biaya untuk jadi pengawas ini juga tidak sedikit," tutupnya. ***

Kategori:Voli, Riau
wwwwww