Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
9 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
21 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
3
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
22 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
4
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
Olympic
20 jam yang lalu
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
5
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
22 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
6
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
Sepakbola
18 jam yang lalu
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
Home  /  Berita  /  Badminton

Venna Melinda: Kemendikbud Harus Tarik Buku Pelajaran SD Vulgar di Pasaman

Venna Melinda: Kemendikbud Harus Tarik Buku Pelajaran SD Vulgar di Pasaman
ilustrasi
Kamis, 06 Oktober 2016 23:36 WIB
JAKARTA – Anggota Komisi X DPR Venna Melinda menyesalkan penggunaan buku Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan, yang berbau pornografi untuk siswa SD-MI kelas 5 di Pasaman, Sumatera Barat.

Menurut Venna, dalam lembaran halaman antara 55 sampai 61 itu terdapat beberapa pertanyaan yang menjurus kepada konsep seksualitas atau lebih tepatnya pelajaran biologi.

“Sejumlah pertanyaan dan soal dalam buku tidak pantas untuk siswa kelas V SD, karena berbau pornografi. Sejumlah pertanyaan dalam soal di buku itu terlalu vulgar dan belum sepantasnya diketahui oleh anak-anak sekolah dasar,” kata Vena kepada JPNN.com, Kamis (6/10).

Buku itu diketahui merupakan cetakan 2010 dan dikelurkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Karena itu, Venna mendesak masalah ini ditindaklanjuti sampai tuntas. Sebab, konten tak pantas pada buku itu seharusnya diajarkan untuk tingkat SMP dalam pelajaran biologi.

“Ini harusnya ada dalam pelajaran Biologi dan dijelaskan secara ilmu pengetahuan yang sistematis dan mendapatkannya di jenjang di Kelas IX (SMP). Pengawasan terhadap buku-buku seperti ini harus diperketat baik oleh kementerian maupun dinas di daerah,” pintanya. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:pojoksatu.com
Kategori:Badminton, Voli, Umum
wwwwww