Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
22 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
2
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
22 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
3
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
21 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
4
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Sepakbola
21 jam yang lalu
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
5
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
22 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
6
Lewat Single "Cinta Baru", Briana Sukses Buka Perhelatan Jakarta Rocktober 2026
Hiburan
22 jam yang lalu
Lewat Single Cinta Baru, Briana Sukses Buka Perhelatan Jakarta Rocktober 2026
Home  /  Berita  /  Riau

Walikota Dumai Sebut Sebagian APBD-P TA 2016 Untuk Bayar Utang Rp17 Miliar

Walikota Dumai Sebut Sebagian APBD-P TA 2016 Untuk Bayar Utang Rp17 Miliar
Ilustrasi (Internet).
Kamis, 06 Oktober 2016 16:16 WIB
Penulis: Friedrich Edward Lumy
DUMAI - Usai Rapat Paripurna jawaban atau tangapan kepala daerah terhadap pemandangan umum Fraksi DPRD terhadap Penjelasan Walikota Dumai pada Ranperda tentang perubahan APBD Kota Dumai TA 2016. Walikota Dumai Zulkifli As, menyebutkan fokus Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Tahun Anggaran (TA) 2016, fokus membayar utang sekitar Rp17 miliar.

"Pada umumnya (APBD-P TA 2016) ada bayar hutang. Bayar utang besar juga," ujar Walikota Dumai kepada sejumlah wartawan termasuk GoRiau.com, Kamis (6/10/2016).

Dikatakannya, utang yang harus dibayarkan Pemko Dumai sekitar Rp17 miliar. Dari pengerjaan proyek jalan dan drainase yang tidaks selesai pada APBD tahun anggaran 2015 lalu.

Lebih lanjut dikatakannya, yang kedua untuk menganggarkan perencanaan pengelolaan dana Bankeu (Bantuan Keuangan). Misalnya bankeu ada Rp20 miliar, yang dianggarkan hanya Rp800 juta, untuk perencanaannya.

"Pada APBD perubahan, jangan nanti ada yang kita anggarkan tapi waktu (pengerjaan) tidak cukup. Ada apa tidak uangnya untuk melaksanakan kegiatan tambahan, takutnya pusat nanti (Pemko Dumai) tidak bisa dilaksanakan," urainya.***

Kategori:Voli, Riau
wwwwww