Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
22 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
2
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
22 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
3
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
20 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
4
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
21 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
5
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
Sepakbola
18 jam yang lalu
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
6
‎Sarana Jaya Gandeng BPKP Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan Perusahaan
Ekonomi
22 jam yang lalu
‎Sarana Jaya Gandeng BPKP Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan Perusahaan
Home  /  Berita  /  Voli

Banyak Laporan Kios Kosong di Pasar Mandau Jadi Tempat Maksiat, Lurah Minta Aparat Segera Bertindak

Banyak Laporan Kios Kosong di Pasar Mandau Jadi Tempat Maksiat, Lurah Minta Aparat Segera Bertindak
Ilustrasi
Jum'at, 07 Oktober 2016 17:00 WIB
Penulis: Ira Widana
DURI - Sejumlah kios kosong di pasar Mandau disinyalir menjadi tempat berbuat maksiat oleh oknum masyarakat, termasuk Pos Kamtibmas di sekitar pasar tersebut. Tidak hanya itu, disekitar pasar juga banyak terlihat kotoran manusia yang sengaja dibuang di sana.

Hal itu disampaikan Lurah Duri Timur, Vera Mustafa dalam rapat dengan Unsur pimpinan Kecamatan (Upika) Mandau, Jumat (7/10/2016) di ruang rapat kantor Camat Mandau.

"Saya banyak mendapat laporan mengenai disalah fungsikannya pasar Mandau oleh oknum tidak bertanggung jawab. Untuk itu kita minta kepada aparat terkait agar dapat bertindak tegas," ujar Vera yang sempat dikutip GoRiau.com (GoNews Grup).

Masih disekitar pasar, lanjut Vera, ada tempat parkir yang sudah dibuat pemerintah namun tidak kunjung difungsikan. "Kita ingin tahu alasannya apa," tambah Vera.

Hal lain yang disampaikan Vera adalah mengenai izin usaha warnet disekitar lingkungannya. Apakah ada batas waktu bukanya dan apa ketegasan dari pemerintah terhadap hal tersebut.

"Kebanyakan warnet ini buka 24 jam dan bebas akses situs-situs yang bersifat pornografi. Ini jelas akan merusak moral anak atau generasi muda di Duri ini," ungkapnya lagi.

Camat Mandau, Djoko Edy Imhar sangat merespon baik keluhan Lurah Duri Timur tersebut. Dikatakannya, untuk menghadapi permasalahan ini perlu peran semua elemen masyarakat.

"Belum ada dasar hukumnya terkait larangan memblokir situs pornografi itu, tapi kita akan buat kesepakatan bersama dengan pengusaha warnet. Sementara kios kosong yang ada di pasar Mandau itu nanti akan kita cari tahu siapa penanggung jawabnya," ungkap Djoko.

Tidak hanya itu, lanjutnya, Satpol PP juga diminta terus memantau kegiatan di Pasar Mandau itu setiap harinya, khususnya pada jam-jam sepi. ***

Kategori:Voli
wwwwww