Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
23 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
2
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
23 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
3
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
21 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
4
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
22 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
5
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
Sepakbola
19 jam yang lalu
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
6
‎Sarana Jaya Gandeng BPKP Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan Perusahaan
Ekonomi
23 jam yang lalu
‎Sarana Jaya Gandeng BPKP Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan Perusahaan
Home  /  Berita  /  Riau

Lakoni Bisnis Togel dan Punya 10 Jaringan di Pekanbaru, Pria Gaek Ini Akhirnya Dibekuk Polisi

Lakoni Bisnis Togel dan Punya 10 Jaringan di Pekanbaru, Pria Gaek Ini Akhirnya Dibekuk Polisi
JT usai diciduk aparat bersama barang bukti uang dan kertas rekap Togel
Jum'at, 07 Oktober 2016 16:25 WIB
Penulis: Chairul Hadi
PEKANBARU - Seorang pria berinisial JT yang ditenggarai sebagai agen judi togel di Kota Pekanbaru, Provinsi Riau tak berkutik usai dibekuk jajaran Sub-Direktorat III Reserse Kriminal Umum (Subdit III Ditresmrimum) Polda Riau.

Lelaki 50 tahun tersebut ditangkap aparat saat berada di Jalan Rokan, Kecamatan Limapuluh, Kota Pekanbaru, Kamis (6/10/2016) kemarin. Dari tangannya, polisi juga menyita uang tunai hasil bisnis haram itu sebesar Rp1.981.000.

Bahkan Subdit III juga mengamankan ponsel milik sang agen yang diduga digunakan buat memesan Togel. "Kita sita juga 33 lembar rekap nomor, dua lembar daftar nomor Togel yang ke luar," ungkap Direktur Reskrimum, Kombes Surawan, melalui Kasubditnya, AKBP Fibri Karpiananto.

Menurut penuturan JT kepada polisi, ia baru enam bulan berjualan Togel, di mana omset perharinya sekitar Rp2 juta. Uang tersebut nantinya disetor kepada seorang bandar di atasnya. Dapat disimpulkan, bisnis itu tidak dilakoni JT seorang diri.

"Kalau pemeriksaan kita, yang bersangkutan ini punya 10 kaki (jaringan, red) dan satu bos di atasnya. Semua kakinya itu berada di Pekanbaru," beber dia kepada GoRiau.com (GoNews Group), Jumat (7/10/2016) sore.

Menurut Fibri, transaksi Togel yang dilakoni pelaku tidak hanya melalui handphone semata, namun juga dengan mendatangi tempatnya. Ini yang membuat jaringan JT bisa dibilang besar, meski baru bermain enam bulan.

"Sekarang kita fokus melacak bosnya atau jaringan yang di atas (JT, red) ini. Dugaan kita yang bersangkutan itu memang 'pemain baru'. Cuma karena transaksinya pakai handphone dan manual, jadi cepat (berkembang, red)," singkatnya. ***

Kategori:Beladiri, Riau
wwwwww