Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
23 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
2
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
23 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
3
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
22 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
4
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
23 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
5
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
Sepakbola
20 jam yang lalu
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
6
‎Sarana Jaya Gandeng BPKP Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan Perusahaan
Ekonomi
23 jam yang lalu
‎Sarana Jaya Gandeng BPKP Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan Perusahaan
Home  /  Berita  /  Beladiri

Sadis, Ternyata Warga Pertanian Duri yang Kritis Dikeroyok 3 Orang Pelaku Menggunakan Kayu Broti, Pisau, Samurai dan Replika Airsoft Gun

Sadis, Ternyata Warga Pertanian Duri yang Kritis Dikeroyok 3 Orang Pelaku Menggunakan Kayu Broti, Pisau, Samurai dan Replika Airsoft Gun
Ilustrasi
Jum'at, 07 Oktober 2016 16:14 WIB
Penulis: Ira Widana
DURI - Pengeroyokan yang terjadi pada Topit Akbar, Kamis (6/10/2016) sekitar pukul 18.00 WIB di Jalan Mulia Kelurahan Duri Timur, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau masih belum diketahui apa motifnya. Namun korban yang kritis dan tengah dirawat di RSUD Duri ini dikeroyok oleh 3 orang pelaku.

Kapolsek Mandau, Kompol Ricky Ricardo melalui Kanit Reskrim Polsek Mandau, Ipda Indra Varenal SH mengatakan kejadian tersebut pertama kali diketahui Yuf (pelapor) warga Jalan Pertanian, Kelurahan Duri Barat, Kecamatan Mandau yang sempat dihubungi Topit (korban) melalui sambungan seluler.

Selanjutnya, korban kepada Yuf mengatakan bahwa ia dikeroyok oleh HA dan kawan-kawan. Lalu Yuf segera pergi menuju TKP dengan diantar oleh temannya Het (saksi) yang kemudian langsung pulang meninggalkan TKP.

"TKP nya di rumah HA. Saat tiba di TKP Yuf melihat HA memegang kayu broti ditangan kanan dan replika airsoft gun di tangan kiri. Lalu temannya KB memegang pisau pemotong daging ditangan kanan dan RT memegang samurai di tangan kanan. Karena merasa jiwanya juga terancam saat dikejar HA, Yuf pun kabur melarikan diri," ujarnya menjelaskan kepada GoRiau.com (GoNews Grup), Jumat (7/10/2016).

Dijelaskan Kanit, Korban yang sempat dibawa ke RS Permata Hati ini mengalami luka robek dilengan sebelah kanan, bahu kiri atas dan kepala bagian belakang. "Pelaku sampai saat ini masih buron dan motifnya juga belum kita ketahui," sebutnya.***

Kategori:Beladiri
wwwwww