Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ardhi Tjahjoko Optimistis Persija Bisa Tampil Maksimal Hadapi Persebaya
DKI Jakarta
23 jam yang lalu
Ardhi Tjahjoko Optimistis Persija Bisa Tampil Maksimal Hadapi Persebaya
2
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
8 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
3
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
10 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
4
BMKG Prakirakan Hujan Membasahi Sejumlah Wilayah Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
15 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Hujan Membasahi Sejumlah Wilayah Jabodetabek Hari Ini
5
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
KOI
9 jam yang lalu
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
Home  /  Berita  /  Badminton

Jurnalis Pase Desak Oknum TNI Pukul Wartawan Diadili

Jurnalis Pase Desak Oknum TNI Pukul Wartawan Diadili
Aksi damai wartawan Pase di depan Taman Riyadah Kota Lhokseumawe, Jumat (7/10/2016). [Sarina]
Jum'at, 07 Oktober 2016 15:02 WIB
Penulis: Sarina
LHOKSEUMAWE - Terkait kasus kekerasan oknum TNI terhadap jurnalis NET TV di Madiun, Jawa Timur, puluhan wartawan Pasee (Aceh Utara dan Lhokseumawe) menggelar aksi damai di depan Taman Riyadah, Kota Lhokseumawe, Jumat (7/10/2016).

Wartawan pendemo meminta oknum TNI yang melakukan kekerasan terhadap jurnalis di Madiun dan Medan, segera diadili di Pengadilan Militer.

Kasus kekerasan terhadap jurnalis terus terjadi, mulai dari penganiayaan terhadap sejumlah jurnalis, serta pelecehan terhadap seorang wartawati di Medan. Dan kembali terjadi pemukulan terhadap jurnalis di Madiun. Semua itu pelakunya anggota TNI. Kebebasan pers tidak akan terwujud dengan adanya intimidasi, kekerasan, dan pelecehan. 

“Kami memandang rangkaian kekerasan ini merupakan bukti bahwa masih ada anggota TNI yang tidak memahami kerja-kerja jurnalis. Kami menilai masih ada anggota TNI yang belum pernah membaca Undang-undang Pers, kami rasa masih ada tentara yang lebih mengandalkan sepatu besi dan otot, saat menghadapi jurnalis dan pekerjaannya,” ujar Divisi Advokasi Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Lhokseumawe, M Agam Khalilullah.

“Maka dengan itu, kami jurnalis di Kota Lhokseumawe dan Kabupaten Aceh Utara tergabung dalam AJI dan Persatuan Wartawan Aceh (PWA) menyatakan sikap, meminta oknum TNI yang melakukan kekerasan terhadap jurnalis di Madiun dan Medan, segera diadili di Pengadilan Militer,” desak Agam.

Pantauan GoAceh, aksi damai tersebut berlangsung pada pukul 10.00 WIB, dihadiri oleh puluhan wartawan. Aksi dilakukan damai dan berjalan aman ini turut dikawal pihak kepolisian dari Polres Lhokseumawe.

Editor:Kamal Usandi
Kategori:Badminton
wwwwww