Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
20 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
13 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
3
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
13 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
4
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
14 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
5
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
14 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
6
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Sepakbola
13 jam yang lalu
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Home  /  Berita  /  Riau

Kapolda Riau Serahkan Berkas SP3 ke Aktivis Lingkungan, Kejati Tunggu Hasil Praperadilan

Kapolda Riau Serahkan Berkas SP3 ke Aktivis Lingkungan, Kejati Tunggu Hasil Praperadilan
Kapolda Riau, Brigjen Zulkarnain Adinegara (Foto: Chairul Hadi)
Senin, 10 Oktober 2016 16:15 WIB
Penulis: Chairul Hadi
PEKANBARU - Kepala Kepolisian Daerah Riau, Brigjen Zulkarnain Adinegara mengaku telah menyerahkan berkas Surat Penghentian Penyidikan (SP3) milik 15 perusahaan pembakar lahan ke pihak aktivis lingkungan.

Berkas itu lah yang selama ini dituntut para aktivis, bahkan hingga KontraS, sebagai pintu untuk membawanya ke proses pra-peradilan, untuk membuktikan apakah putusan SP3 ini sudah tepat dilakukan oleh kepolisian di Riau.

"Sudah kita serahkan, Jumat kemarin setelah Salat. Sesuai ketentuan Pasal 80, mereka setelah menyusun lalu mengajukan praperadilan, nanti pengadilan menentukan kapan sidangnya," ungkap Kapolda Riau, Brigjen Zulkarnain Adinegara.

"Biasanya tujuh hari harus ada keputusan. Nanti kalau misalnya dibuka lagi, kita harap proses cepat, Pak Kajati segera keluarkan P-21, tapi kalau cukup unsurnya. Kalau nggak ya nggak mungkin juga," sambung dia saat diwawancarai GoRiau.com, Senin (10/10/2016) siang.

Dengan diserahkannya berkas SP3 dari 15 perusahaan tersebut, Zulkarnain berharap bisa membuat terang perkara yang selama ini sempat memunculkan tudingan. "Ini kan tujuannya membuat perkara, kita dorong," singkatnya.

Menanggapi ini, Kepala Kejaksaan Tinggi Riau, Uung Abdul Syakur mengatakan, pihaknya menunggu proses praperadilan yang rencananya akan diajukan oleh aktivis lingkungan tersebut.

"Kita tinggal menunggu saja. Kita ikuti KUHAP, karena tidak ada SPDP yang ke kita kan. Jadi Polda buat SPDP baru, kita tunggu proses Praperadilannya," terang Kajati di kantornya, Senin sore. ***

Kategori:Beladiri, Riau
wwwwww