Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
18 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
12 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
3
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
12 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
4
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
12 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
5
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
12 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
6
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
18 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Home  /  Berita  /  Riau

Kok Bisa! Ribuan Warga Dumai 'Duduki' Lahan Konsesi, 'Banyak Bangunan Liar'

Kok Bisa! Ribuan Warga Dumai Duduki Lahan Konsesi, Banyak Bangunan Liar
Wajah Kota Dumai saat senja. (Foto: Friedrich Edward Lumy)
Senin, 10 Oktober 2016 15:55 WIB
Penulis: Friedrich Edward Lumy
DUMAI - Sudah puluhan tahun, masyarakat Kota Dumai, Riau di Kelurahan Bumi Ayu, Bukit Batrem, Teluk Binjai, Tanjung Palas, Buluh Kasap dan Bintan, 'duduki' (tinggal) di lahan konsesi milik PT Chevron Pasifik Indonesia (CPI). Walikota Dumai, Zulkifli As sendiri menyebutkan, saat ini banyak bangunan liar yang berdiri di lahan konsesi tersebut.

"Belum ada kepastian dari SKK Migas (Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi)," ungkap Zulkifli As kepada GoRiau.com (GoNews Group), Senin (10/10/2016).

Kejelasan tanah yang menjadi perjuangan masyarakat Kota Dumai dan Pemko Dumai, lanjutnya, belum ada kejelasan dari pihak terkait. Upaya pembebasan lahan terus dilakukan oleh Pemko Dumai, karena berpengaruh pada pembangunan dan penataan tata ruang kota.

"Saat ini banyak bangunan liar yang berada di lahan konsesi tersebut," jelasnya usai membuka seminar INSA di Hotel Grand Zuri Dumai. Pemko Dumai, terus memperjuangkan agar status lahan yang sejak puluhan tahun bermasalah itu, bisa ada kejelasan terhadap masyarakat yang sudah membangun rumah permanen.***

Kategori:Voli, Riau
wwwwww