Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
16 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
10 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
3
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
10 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
4
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
11 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
5
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
16 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
6
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
10 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
Home  /  Berita  /  Riau

Main Biliar di Jam Sekolah, Belasan Pelajar Terjaring Razia Satpol PP Mandau

Main Biliar di Jam Sekolah, Belasan Pelajar Terjaring Razia Satpol PP Mandau
Terjaring razia di tempat biliar dengan seragam sekolah, belasan pelajar digelandang ke Kantor Camat Mandau.
Senin, 10 Oktober 2016 15:49 WIB
Penulis: Ira Widana
DURI - Banyaknya laporan masyarakat kepada Camat Mandau perihal banyaknya pelajar yang bolos sekolah dan bermain di tempat biliar sambil dengan bangga memetik sebatang rokok ditanggapi cepat oleh Satpol PP Kecamatan Mandau.

Saat dilakukan razia, Senin (10/10/2016) pagi tadi, Satpol PP berhasil menjaring sebelas orang pelajar dari arena permainan bilyard. Lima orang diantaranya adalah pelajar SMA dan enam orang lainnya merupakan pelajar SMP.

Tidak hanya razia tempat biliar, Satpol PP Mandau juga merazia sejumlah persimpangan lampu merah serta kos-kosan. Tiga orang anak Punk dan seorang pengamen yang masih dibawah umur juga ikut diamankan.

"Razia yang kita lakukan ini, merespon keluhan dan laporan yang telah kita terima. Untuk efek jera agar tidak mengulangi perbuatannya lagi, belasan pelajar ini dijemput langsung oleh orangtuanya. Dengan harapan kedepannya para orangtua dapat lebih mengontrol kegiatan anak diluar rumah, apakah betul sampai ke sekolah atau tidak," ujar Maspuri, Kasi Trantib Mandau kepada GoRiau.com (GoNews Grup). ***

Kategori:Voli, Riau
wwwwww