Bupati Kepulauan Meranti Kembali 'Digoyang' Aksi Unjuk Rasa Terkait Dugaan Korupsi
![]() |
| Aksi unjuk rasa di depan Kejati Riau terkait dugaan korupsi di Kepulauan Meranti, Selasa siang (Foto: Chairul Hadi/GoRiau.com) |
Penulis: Chairul Hadi
Pertama, mendesak Kejati untuk memonitor kinerja Kejari Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti yang dituding pendemo 'main mata' dengan oknum anggota dewan yang terlibat kasus UKM di negeri Tanah Jantan tersebut.
"Terindikasi anggota dewan main mata. Ada kejanggalan di sana. Kami minta Kejati Riau usut tuntas," teriak lantang Ketua Umum Koppas-Riau, Jefrizal, di pintu masuk Kejaksaan Tinggi Riau, Selasa siang.
Kemudian soal alasan anggota dewan di sana yang dianggap pengunjuk rasa tidak logis, salah satunya tentang ketidaktahuan mereka terhadap kerugian APBD Kepulauan Meranti tahun 2011 tersebut.
Tuntutan ketiga, massa mendesak supaya penegak hukum menyelidiki keganjilan-keganjilan ini. "Dari fakta dan kejelasan struktur kepengurusan yayasan (UKM, red) serta indikasi anggaran, kami menduga anggota dewan ini adalah dalang kerugian negara," ungkapnya.
Desakan terakhir, adalah soal Bupati Kepulauan Meranti dua periode, Irwan Nasir. "Panggil ulang Bupati Kepulauan Meranti atas persoalan Pelabuhan Dorak, jangan main mata lagi, periksa ulang Irwan Nasir," katanya.
Berasalan, sambung Jefrizal, di mana masyarakat Tanah Jantan merasa dizalimi, lantaran masih adanya dugaan korupsi, sementara masyarakat banyak yang kurang mampu. "Seret dia untuk diproses hukum, Kejati harus tegas mengusut tuntas," tutup dia.
Dalam aksinya, massa juga membawa spanduk. Pernyataan sikap belasan pengunjuk rasa tersebut ditanggapi oleh Kasi Penkum dan Humas Kejati Riau, Muspidauan. Ia berjanji menampung aspirasi masa tersebut.
Usai menyampaikan tuntutan, pendemo lalu membubarkan diri, dengan menggelar longmarch menuju Jalan Cutnyakdin Pekanbaru. ***













