Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
21 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
2
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
22 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
3
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
22 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
4
Senator Dailami: Polri Bersama Masyarakat Jangan Hanya Slogan
Hukum
21 jam yang lalu
Senator Dailami: Polri Bersama Masyarakat Jangan Hanya Slogan
5
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
Metropolitan
12 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
6
Makan Konate Menerima Kekalahan Lapang Dada
Sepakbola
23 jam yang lalu
Makan Konate Menerima Kekalahan Lapang Dada
Home  /  Berita  /  Riau

Tempat Hiburan Grand Dragon Pekanbaru Mendadak Sepi saat Razia, Tapi AC Room Menyala dan Banyak Sisa Minuman

Tempat Hiburan Grand Dragon Pekanbaru Mendadak Sepi saat Razia, Tapi AC Room Menyala dan Banyak Sisa Minuman
Tampak polisi memeriksa room yang sepi ditinggal pengunjung di Grand Dragon, sementara di Paragon 4 wanita berhasil terjaring razia, Jumat dini hari (Foto: Chairul Hadi/GoRiau.com)
Jum'at, 14 Oktober 2016 09:00 WIB
Penulis: Chairul Hadi
PEKANBARU - Selain merazia CE7 KTv dan Pool di Jalan Cempaka, Jumat (14/10/2016) dini hari, puluhan aparat gabungan dari Polda Riau, BNN dan POM TNI-AU juga 'menyikat' tiga lokasi hiburan malam lainnya di Kota Pekanbaru, Provinsi Riau.

Tempat tersebut antara lain Grand Dragon Exclusive Pub and KTv Room di Jalan Kuantan Raya, New Paragon KTv Pool and Cafe di Jalan Tanjung Datuk serta SP Club dibilangan Jalan Jenderal Sudirman.

Pantauan GoRiau.com, pengunjung di tiga tempat ini justru sepi. Bahkan di Grand Dragon, petugas gabungan tidak menemukan seorang pun tamu, tapi AC di room karaoke masih menyala, bahkan terdapat sisa minuman di meja.

Pengelola berdalih kalau pengunjung baru saja pulang sebelum polisi tiba. Mengherankannya, wanita malam yang biasanya standby melayani tamu juga 'hilang' tanpa jejak, sedangkan parkiran terlihat sudah kosong.

Hal yang sama juga terlihat di pub. Tidak ada DJ atau band perform saat itu, yang biasanya selalu memeriahkan malam dengan dentuman musik. Hanya tampak beberapa orang waiters dan karyawan yang hilir mudik.

Sementara di Paragon KTv, petugas yang menggelar razia berhasil mendapati enam orang wanita yang sedang menemani tamu. Mereka pun diperiksa, dan menjalani tes urine oleh BNN Provinsi Riau.

Hasilnya, empat orang diduga positif mengkonsumsi narkoba. Mereka langsung dibawa aparat berwajib untuk dimintai keterangannya. Saat ditanya petugas, sebagian wanita itu mengaku mahasiswi.

Pada razia kali ini, puluhan petugas gabungan dibagi menjadi tiga tim. Tim pertama bergerak ke Grand Dragon dan Paragon. Tim kedua ke CE7, sedangkan tim ketiga menggelar razia di SP Club.

"Memang sengaja kita bagi menjadi tiga tim agar pergerakannya menyebar. Targetnya masalah peredaran narkoba yang jadi program pencegahan polisi," kata AKBP Heri Basuki, yang memimpin razia ini. ***

Kategori:Riau, Olympic
wwwwww