Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
21 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
2
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
22 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
3
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
22 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
4
Senator Dailami: Polri Bersama Masyarakat Jangan Hanya Slogan
Hukum
21 jam yang lalu
Senator Dailami: Polri Bersama Masyarakat Jangan Hanya Slogan
5
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
Metropolitan
12 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
6
Makan Konate Menerima Kekalahan Lapang Dada
Sepakbola
23 jam yang lalu
Makan Konate Menerima Kekalahan Lapang Dada
Home  /  Berita  /  Riau

Api Meluas, Sebagian Daerah Rangsang Kepulauan Meranti Berubah Jadi 'Daratan Berasap'

Api Meluas, Sebagian Daerah Rangsang Kepulauan Meranti Berubah Jadi Daratan Berasap
Kebakaran lahan di Pulau Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti (Foto: Satgas Udara)
Sabtu, 15 Oktober 2016 17:50 WIB
Penulis: Chairul Hadi
PEKANBARU - Kebakaran lahan melanda Pulau Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau. Menurut informasi, sudah lima hari area tersebut terbakar, dan api meluas hanguskan sedikitnya 50 hektar lahan.

"Tiga desa di Kecamatan Rangsang dalam kondisi terbakar (lahannya). Satgas darat maupun udara masih berjibaku melakukan pemadaman," kata Kepala Bidang Kedaruratan, BPBD Riau, Jim Gafur, Sabtu (15/10/2016) sore.

Kebakaran di Pulau Rangsang itu persis terjadi di daerah Rangsang Pesisir. Adapun Pulau Rangsang merupakan Pulau terluar di Riau dan berbatasan langsung dengan Selat Malaka.

Menurut dia, daerah itu telah terbakar sejak Selasa lalu, dan hingga kini terpantau meluas. Sebelumnya kebakaran juga melanda dua desa, yakni Telesung dan Tanjung Kedabu. Namun pada hari ini titik api menyebar ke Desa Bungur.

Sedikitnya ada 25 personil gabungan BPBD, TNI, Polri dan masyarakat masih terus berupaya melakukan pemadaman di lahan ini. Namun, cuaca kering disertai angin kencang membuat api sulit dikendalikan.

Sementara tim udara yang melakukan bom air atau waterbombing juga turut dikerahkan, dengan melibatkan dua helikopter jenis Sikorsky dan MI-8. Keduanya silih berganti menjatuhkan air dari udara.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru, Sabtu sore merilis, setidaknya ada lima titik panas terpantau menyebar di Provinsi Riau. Dua titik panas itu diantaranya memiliki level confidence di atas 70 persen.

"Satu titik panas di Pelalawan, satu titik panas di Kepulauan Meranti dan satu titik panas masing-masing di Rohil, Siak dan Inhu," kata Kepala BMKG Stasiun Pekanbaru, Sugarin. ***

Kategori:Olympic, Riau
wwwwww