9 Tewas dan 30 Orang Luka Akibat Jembatan Roboh di Bali, Berikut Daftar Nama Korbannya

9 Tewas dan 30 Orang Luka Akibat Jembatan Roboh di Bali, Berikut Daftar Nama Korbannya
Minggu, 16 Oktober 2016 22:21 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Akibat bencana robohnya jembatan yang menghubungkan Pulau Nusa Lembongan dan Pulau Nusa Ceningan Kabupaten Klungkung, Bali pada Minggu (16/10/2016) pukul 18.30 Wita. Sembilan orang dinyatakan tewas dan 30 orang lainya luka-luka.

Informasi dari Pusat Data dan Informasi Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB), saat ini pihak BPBD Kabupaten Klungkung dan Pusdalops BPND Provinsi Bali masih melakukan proses evakuasi korban.

"Berdasarkan laporan sementara Pusdalops BPBD Bali yang diterima dari Puskesmas Nusa Penida 2 dan Puskesmas Pembantu Ceningan terdapat 9 orang meninggal dunia dan 30 orang luka-luka," ujar Sutopo Purwo Nugroho melalui siaran persnya, Minggu (16/10/2016) malam.

Sementara itu, 30 orang luka terdiri dari 22 orang luka ringan dan 2 orang luka berat saat ini masih dirawat di puskesmas.

"Hingga pukul 21.00 Wita, pencarian korban dihentikan oleh masyarakat karena kondisi gelap. Selain itu juga sudah tidak ada laporan dari masyarakat setempat yang anggota keluarganya hilang. Namun demikian evakuasi akan dilanjutkan besok pagi," tukasnya.

Berdasarkan laporan sementara semua korban adalah masyarakat lokal. Tidak ada warga asing. "Pencarian dilakukan oleh masyarakat dan aparat setempat. Petugas Basarnas, BPBD dan lainnya belum dapat menjangkau pulau Nusa Lembongan dan Pulau Nusa Ceningan. Kapal Basarnas akan diberangkatkan pada Senin (17/10/2016) pagi pukul 06.00 Wita," ujarnya.

Saat ini kata Sutopo, BPBD terus berkoordinasi dengan Basarnas, TNI, Polri, SKPD Klungkung dan aparat Puskesmas Nusa Penida 2. Adapun saat jembatan tersebut roboh memang terdapat banyak warga, karena sedang melakukan upacara keagamaan di Pura Bakung Ceningan yaitu Hari Nyepi Segara dimana tidak melakukan aktivitas di laut sehingga di atas jembatan banyak masyarakat yang melewati jembatan.

"Sebelum runtuh sudah goyang-goyang kemudian ambruk. Beberapa pengendara motor dan orang jatuh ke laut yang saat itu kondisinya sedang surut. Beberapa warga yang ada di lokasi langsung berusaha menyelamatkan korban. Beberapa korban yang jatuh ada yang langsung berenang dan berjalan di selat. Tidak diketahui secara pasti berapa jumlah warga yang jatuh saat jembatan ambruk," bebernya.

Robohnya jembatan tersebut, diduga karena kelebihan beban karena banyaknya masyarakat di atas jembatan sehingga seling jembatan putus dan jatuh ke laut. Selain itu beberapa kali juga pernah rusak dan sudah mendapat perbaikan. Lokasi di kepulauan menyebabkan kesulitan untuk melakukan evakuasi. 

Adapun 8 korban meninggal yang sudah berhasil diidentifikasi adalah:

1. I Wayan Sutamat, 49, asal Jungut Batu.

2. Putu Ardiana, 45, Lembongan.

3. Ni Wayan Merni, 55, Jungut Batu.

4. I Putu Surya, 3, Jungut Batu.

5. I Gede Senan, 40, Kutampi Np.

6. Ni Wayan Sumarti, 56, Dusun Klatak.Gr2 7. Ni Putu Krisna Dewi, 9.

8. Ni Kadek Mustina, 6. ***


wwwwww