Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
17 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
11 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
3
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
10 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
4
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
11 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
5
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
11 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
6
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
16 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Home  /  Berita  /  Badminton

Jadi Tersangka, Pemilik serta 5 Karyawan City Game Center Pasar Bawah Pekanbaru Terancam 10 Tahun Penjara

Jadi Tersangka, Pemilik serta 5 Karyawan <i>City Game Center</i> Pasar Bawah Pekanbaru Terancam 10 Tahun Penjara
Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Tonny Hermawan R memperlihatkan sejumlah barang bukti yang berhasil disita saat penggerebekan gelper CGC Pasar Bawah Pekanbaru, Senin siang (foto: barkah/goriau.com)
Senin, 17 Oktober 2016 12:07 WIB
Penulis: Barkah Nurdiansyah
PEKANBARU - Setelah menetapkan pemilik gelanggang permainan (gelper) City Game Center (CGC) Pasar Bawah Pekanbaru, berinisial PS beserta lima orang karyawannya sebagai tersangka. Seorang lagi yang diduga terlibat dalam perjudian di gelper tersebut masuk Daftar Pencarian Orang (DPO).

Selain itu, tujuh orang pengunjung yang turut diamankan saat penggerebekan, Sabtu (15/10/2016) malam itu, saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolresta Pekanbaru.

"Tujuh pemain, Mj, Ys, Yz, Hd, Hr, Sg dan Ar sedang kita lakukan pemeriksaan. Untuk mereka (pemain) juga dijerat pasal 303bis KUHP, ancamannya empat tahun penjara," ujar Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Bimo Ariyanto, Senin (17/10/2016) siang.

Kasat menambahkan, untuk proses hukum penindakan judi gelper ini sedikit terkendala legalitas gelper tersebut yang mendapat izin usaha dari Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru.

"Tapi, untuk gelper CGC, kita akan lanjutkan proses hukumnya. Kita lengkapi berkasnya sampai P-21," tukasnya.

"Sedangkan pemilik gelper CGC, PS serta lima karyawannya, Zf, Zd, RS, NH dan FD dijerat pasak 303 KUHP, ancaman maksimal 10 tahun penjara. Ada seorang lagi yang diduga terlibat sedang dalam pengejaran," tutup Kasat.***

wwwwww