Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
15 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
2
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
14 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
3
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
12 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
4
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
15 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
5
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
Basket
17 jam yang lalu
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
6
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
DKI Jakarta
14 jam yang lalu
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
Home  /  Berita  /  Riau

Seorang Pensiunan ASN Dinas Transmigrasi Kota Pekanbaru Ditemukan Tewas Membusuk di Kamar Mandi

Seorang Pensiunan ASN Dinas Transmigrasi Kota Pekanbaru Ditemukan Tewas Membusuk di Kamar Mandi
Sejumlah warga mengerumuni rumah korban di jalan Pemuda, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru, Selasa siang (foto: barkah/goriau.com)
Selasa, 18 Oktober 2016 12:16 WIB
Penulis: Barkah Nurdiansyah
PEKANBARU - Warga jalan Pemuda, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru, Riau, Selasa (18/10/2016) siang dibuat panik. Sesosok jasad pria ditemukan membusuk di dalam kamar mandi.

Korban bernama, Bonar Hutapea (64), pertama kali ditemukan tewas oleh tetangganya, karena mencium aroma tidak sedap dari rumah korban. "Sumur korban dengan tetangga cuma satu, jadi karena ada bau kurang sedap, tetangganya langsung lapor ke kita," ujar Kanit Reskrim Polsek Tenayan Raya, Ipda Sulaeman Daulay.

Sementara itu, anak korban, Debora (37) mengungkapkan, jika ayahnya itu merupakan pensiunan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Pekanbaru dan terlihat terakhir kali, hari Kamis (13/10/2016) siang lalu.

"Kamis kemarin papa (korban) masih sempat ngobrol sama temannya, memang selama ini papa punya riwayat sakit jantung," ujar Debora saat berbincang dengan GoRiau.com (GoNews Grup) di lokasi kejadian, Selasa siang.

Pantauan GoRiau.com (GoNews Grup) di lokasi kejadian, Polisi masih melakukan penyelidilkan serta olah TKP. Belum diketahui penyebab pasti kematian korban, namun keterangan anaknya, korban memang memiliki riwayat sakit.

Hingga berita ini diterbitkan, polisi masih melakukan penyelidikan. Bahkan tampak puluhan warga sekitar mengerumi rumah korban ingin mengetahui kondisi terakhir korban.***

Kategori:Olympic, Riau
wwwwww