Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
20 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
19 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
3
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
24 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
4
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
21 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
5
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
17 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
6
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
Non Olympic
19 jam yang lalu
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
Home  /  Berita  /  Riau

Simak, Pengambilan Pelat Nomor Kendaraan di Samsat Tidak Dipungut Biaya, Cukup Bawa Syarat Ini

Simak, Pengambilan Pelat Nomor Kendaraan di Samsat Tidak Dipungut Biaya, Cukup Bawa Syarat Ini
Ilustrasi
Rabu, 19 Oktober 2016 11:53 WIB
Penulis: Chairul Hadi
PEKANBARU - Kepolisian saat ini tengah gencar melakukan operasi bersih-bersih terkait aktivitas pungutan liar alias Pungli. Tidak hanya eksternal, melainkan internal juga jadi sasaran. Tak sedikit pula aparat berwajib yang terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT).

Di Provinsi Riau, Pungli yang terjaring OTT ini antara lain terkait ngutip uang di jalan yang dilakukan oknum polisi lalu lintas, Pungli pembuatan SIM, jadi beking ilegal logging hingga pemasokan minuman. Tercatat ada 16 aparat yang diperiksa Propam Polda Riau.

"Kita di Samsat berupaya maksimal mengantisipasi adanya kemungkinan Pungli, seperti memangkas birokrasi administrasi, sehingga pertemuan antara petugas dan masyarakat dapat diminimalisir," ungkap Kasi STNK Ditlantas Polda Riau, Kompol Zulanda, Rabu (19/10/2016) pagi.

Selain itu, pengawasan internal dan eksternal pun dimaksimalkan, karena tidak menutup kemungkinan, potensi Pungli secara kucing-kucingan masih bisa terjadi, terutama saat pengurusan TNKB (Tanda Nomor Kendaraan Bermotor).

Baca Juga: Jadwal Rinci Pengambilan Pelat Nomor Kendaraan di Samsat Selatan dan Samsat Kota Pekanbaru

"Kalau di Samsat potensi Pungli bisa dibilang sangat susah terjadi. Karena meja pelayanan secara terbuka, ditambah pelayanan cepat pembayaran pajak yang kini hanya sekitar 15 menit. Tapi tetap kita antisipasi," sambungnya kepada GoRiau.com (GoNews Group).

"Kita beritahu, khusus saat pengambilan TNKB (pelat nomor kendaraan, red) tidak dikenai biaya apapun. Kita harapkan agar masyarakat tidak memberikan uang/tips kepada petugas yang dapat memicu Pungli," ungkap Kompol Zulanda menjelaskan.

Namun jika ada oknum yang melakukan itu atau mungkin meminta uang saat pengambilan TNKB, masyarakat dapat segera melaporkannya ke nomor hotline yang sudah disiapkan Direktorat Lalu Lintas Polda Riau.

Baca Juga: Aturan Razia Resmi Polisi di Jalan Raya

"Silahkan laporkan ke nomor 0818812002. Karena itu tidak dipungut biaya. Cukup bawa STNK asli dan sket TNKB. Sket TNKB itu diberikan pada saat penyerahan STNK sebelumnya," pungkas Zulanda. ***

Kategori:Beladiri, Riau
wwwwww