Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Arema FC Luncurkan Program Inovatif Memeriahkan Hari Ulang Tahun
Sepakbola
15 jam yang lalu
Arema FC Luncurkan Program Inovatif Memeriahkan Hari Ulang Tahun
2
Waspadai Covid 19, Zohri Tiba di Jakarta, 12 Agustus 2020
Olahraga
16 jam yang lalu
Waspadai Covid 19, Zohri Tiba di Jakarta, 12 Agustus 2020
3
BAZNAS Luncurkan Logo Peduli Covid-19
Umum
17 jam yang lalu
BAZNAS Luncurkan Logo Peduli Covid-19
4
KONI Pusat Cek Kesiapan Semua Bidang PB PON XX Papua 2021
Olahraga
18 jam yang lalu
KONI Pusat Cek Kesiapan Semua Bidang PB PON XX Papua 2021
5
Azis Syamsuddin Minta Pemda Sumut dan BNPB Proaktif Bantu Warga Sinabung
DPR RI
18 jam yang lalu
Azis Syamsuddin Minta Pemda Sumut dan BNPB Proaktif Bantu Warga Sinabung
6
Percepat Pemulihan Ekonomi, Menaker Minta Subsidi Upah Digunakan untuk Ini...
Pemerintahan
17 jam yang lalu
Percepat Pemulihan Ekonomi, Menaker Minta Subsidi Upah Digunakan untuk Ini...
Home  /  Berita  /  Umum

Oknum Keuchik Tersandung Kasus Dana Desa di Bireuen, Penyaluran Raskin Tersendat

Oknum Keuchik Tersandung Kasus Dana Desa di Bireuen, Penyaluran Raskin Tersendat
Ilustrasi
Kamis, 20 Oktober 2016 14:05 WIB
Penulis: Joniful Bahri

BIREUEN – Kasus penyelewengan dana desa yang melibatkan oknum Keuchik Gampong Baroe, Peudada, Bireuen sejak 2015 lalu, belum juga tuntas. Imbasnya, penyaluran jatah beras miskin (raskin) ke gampong tersebut, tersendat.

Salah seorang warga Gampong Baroe, Yunus Saleh kepada GoAceh, Kamis (201/10/2016) mengaku, raskin yang belum disalurkan terhitung sejak Januari hingga Oktober 2016. “Sudah 10 bulan tidak disalurkan, padahal masyarakat sangat membutuhkannya,” katanya.

Yunus melanjutkan, saat ini warga mendesak Camat Peudada dan Bupati Bireuen untuk segera mencari jalan keluar, sehingga raskin dapat disalurkan kembali.

“Selain itu, warga juga minta segera proses pemberhentian keuchik, sehingga penyaluran dana pembangunan gampong juga tidak terhambat,” ujarnya.

Sementara itu, Camat Peudada, Muhammad Hasan yang dikofirmasi  wartawan menjelaskan, penyaluran raskin untuk warga Gampong Baroe hanya delapan bulan, bukan 10 bulan.

“Saya berharap warga tetap bersabar. “Penyaluran raskin jatah Januari hingga Agustus segera disalurkan kembali,” katanya.

Editor:Yudi
Kategori:Ekonomi, Umum

wwwwww