Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
20 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
21 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
20 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
20 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
21 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
20 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  PON

Oknum Keuchik Tersandung Kasus Dana Desa di Bireuen, Penyaluran Raskin Tersendat

Oknum Keuchik Tersandung Kasus Dana Desa di Bireuen, Penyaluran Raskin Tersendat
Ilustrasi
Kamis, 20 Oktober 2016 14:05 WIB
Penulis: Joniful Bahri

BIREUEN – Kasus penyelewengan dana desa yang melibatkan oknum Keuchik Gampong Baroe, Peudada, Bireuen sejak 2015 lalu, belum juga tuntas. Imbasnya, penyaluran jatah beras miskin (raskin) ke gampong tersebut, tersendat.

Salah seorang warga Gampong Baroe, Yunus Saleh kepada GoAceh, Kamis (201/10/2016) mengaku, raskin yang belum disalurkan terhitung sejak Januari hingga Oktober 2016. “Sudah 10 bulan tidak disalurkan, padahal masyarakat sangat membutuhkannya,” katanya.

Yunus melanjutkan, saat ini warga mendesak Camat Peudada dan Bupati Bireuen untuk segera mencari jalan keluar, sehingga raskin dapat disalurkan kembali.

“Selain itu, warga juga minta segera proses pemberhentian keuchik, sehingga penyaluran dana pembangunan gampong juga tidak terhambat,” ujarnya.

Sementara itu, Camat Peudada, Muhammad Hasan yang dikofirmasi  wartawan menjelaskan, penyaluran raskin untuk warga Gampong Baroe hanya delapan bulan, bukan 10 bulan.

“Saya berharap warga tetap bersabar. “Penyaluran raskin jatah Januari hingga Agustus segera disalurkan kembali,” katanya.

Editor:Yudi
Kategori:Ekonomi, PON
wwwwww