Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
24 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
23 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
3
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
21 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
4
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
Non Olympic
23 jam yang lalu
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
5
Denlson Junior Siap Hadapi Laga Panas Lawan Persija
Sepakbola
21 jam yang lalu
Denlson Junior Siap Hadapi Laga Panas Lawan Persija
6
Ambisi Madura United FC Putus Tren Positif PSM Makassar
Sepakbola
21 jam yang lalu
Ambisi Madura United FC Putus Tren Positif PSM Makassar
Home  /  Berita  /  PON

Satu Jam Kualanamu-Takengon, Anda Bisa Menikmati Kopi di Kebunnya

Satu Jam Kualanamu-Takengon, Anda Bisa Menikmati Kopi di Kebunnya
Bule di kebun kopi Gayo. [Muhammad Syukri/Lintasgayo]
Senin, 24 Oktober 2016 13:05 WIB
Penulis: Syamsul Bahri

TAKENGON – Anda punya relasi bisnis yang ingin menikmati kopi Aceh langsung di kebun kopi? Sekarang hal itu bisa dilakukan dengan mudah. Melalui akses transportasi udara dari Bandara Kualanamu, Sumatera Utara menuju menuju Takengon, Kabupaten Aceh Tengah hanya butuh waktu satu jam saja.

Bupati Aceh Tengah, Nasaruddin, mengajak para pebisnis dan wisatawan untuk menikmati kopi gayo langsung di kebun kopi. Hal itu disampaikan saat mengomentari suksesnya pelaksanaan Kontes Kopi Spesialti Indonesia (KKSI) ke-8 yang berlangsung pada 20 hingga 23 Oktober 2016 di Takengon. (baca juga: Takengon Tuan Rumah Kontes Kopi Nusantara)

Menurut Nasaruddin, adanya pelabuhan udara Rembele, memberi kesempatan bagi semua masyarakat Indonesia untuk mencicipi kopi terbaik di dunia yang ditanam dan dirawat dengan sepenuh hati oleh petani Kopi Gayo. (baca juga: Kontes Kopi Sebagai Evaluasi Perkopian Nusantara)

"Akses transportasi yang semakin baik tidak terlepas dari dukungan Presiden Joko Widodo dan Gubernur Aceh Zaini Abdullah yang sangat konsen untuk membangun infrastruktur, khususnya daerah yang selama ini relatif kesulitan akses transportasi," ungkap Nasaruddin.

Bahkan, Nasaruddin mengatakan kalau akses udara belum seperti sekarang ini, tentu penyelenggara dan peserta kontes kopi juga akan ragu-ragu untuk menggelar even nasional tersebut di Takengon.

Hal ini juga diakui oleh Pengurus Asosiasi Eksportir Kopi Indonesia (AEKI) Pusat, Pranoto yang selama ini menggelar KKSI di kota-kota besar, bahkan di kota yang tidak memiliki kebun kopi sama sekali.

"Takengon sebagai tuan rumah KKSI sebenarnya sudah lama masuk dalam radar kami, tapi karena dulu akses transportasi sulit. Kita membawa banyak orang asing, sehingga baru kali ini bisa dilaksanakan di Takengon seiring dengan sudah tersedianya akses transportasi udara," jelasnya.

Editor:Zainal Bakri
Kategori:PON
wwwwww