Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
17 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
2
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
15 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
3
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
19 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
4
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
19 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
5
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
Basket
21 jam yang lalu
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
6
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
DKI Jakarta
17 jam yang lalu
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
Home  /  Berita  /  Badminton

Selain Meningkatkan Minat Baca, Guru di Dumai Harus Memberdayakan Buku untuk Dibaca

Selain Meningkatkan Minat Baca, Guru di Dumai Harus Memberdayakan Buku untuk Dibaca
Pelatihan Pelita Pustaka di SDN 001 Lubuk Gaung dari Tanoto Foundation, bagaimana membaca bukan hal menakutkan oleh pelajar.
Selasa, 25 Oktober 2016 14:56 WIB
Penulis: Friedrich Edward Lumy
DUMAI - Membaca buku bagi pelajar menjadi hal yang menyenangkan, namun tidak sedikit itu jadi hal yang ditakuti. Untuk meningkatkan minat membaca pelajar, guru di Kota Dumai, Riau, harus bisa memberdayakan buku untuk dibaca oleh pelajar.

Seperti yang dilakukan Tanoto Foundation, dalam pelatihan selama 4 hari tentang Pelita Pustaka di SDN 001 Lubuk Gaung, Kecamatan Sungai Sembilan, Selasa (25/10/2016).

Baca Juga: Perpustakaan Bukan Tempat Menakutkan Bagi Pelajar di Dumai

Sebagaimana disampaikan Training Specialis Tanoto Foundation, Sasmoyo Hermawan kepada GoRiau.com, sebelum pelatihan Pelita Pustaka dimulai, bahwa pelatihan ini untuk meningkatkan niat baca pelajar, penekananya bukan memperbaiki, tapi bagaimana guru memberdayakan buku untuk membaca.

"Melalui pelatihan bagaimana guru memberikan hal-hal menarik kepada pelajar seusai membaca. Jadi, pelajar pun akan semakin tertarik membaca buku dan menggali ilmu pengetahuan melalui buku bacaan," ujarnya.

Baca Juga: MIN Lubuk Gaung di Dumai Jadi Sekolah Percontohan

Ditempat yang sama Regional Project Officer Wilayah Dumai dan Kepulauan Meranti Tanoto Foundation, Nurul Hasanah mengatakan, ada 36 peserta yang terdiri dari 5 sekolah, yaitu MIN Lubuk Gaung, SDN 001 Lubuk Gaung, SDN 003 Bangsal Aceh, SDN 004 Bangsal Aceh dan SDN 006 Bangsal Aceh.

"Membahas teknik dan teori hingga hari ketiga. Hari keempat mempraktekkannya langsung di sekolah masing-masing peserta yang mengikuti pelatihan. Targetnya peserta bisa mengaplikasikan pelatihan ini secara langsung di sekolah," ungkapnya.

Baca Juga: Tanoto Foundation Berikan Beasiswa dan Bantu Fasilitas Sekolah di Riau

Sekertaris Dinas Pendidikan Kota Dumai, Ridwan juga mengatakan, bahwa kegiatan pelatihan ini cukup berarti bagi dunia pendidikan di Kota Dumai.

"Adanya pelatihan diharapkan bisa menambah wawasan, pengetahuan dan kompetensi guru (peserta) yang mengikuti. Sehingga, bisa menerapkannya di sekolah dan membagikannya kepada guru lainnya," jelasnya.*** #DUMAI

Kategori:Umum, Badminton
wwwwww