Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
14 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
2
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
13 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
3
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
11 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
4
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
14 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
5
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
Basket
16 jam yang lalu
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
6
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
DKI Jakarta
13 jam yang lalu
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
Home  /  Berita  /  Beladiri

Bertambah, 2 Oknum Polisi Resmi Jadi Tersangka Kasus 'Meranti Berdarah', Salah Satunya Polwan

Bertambah, 2 Oknum Polisi Resmi Jadi Tersangka Kasus Meranti Berdarah, Salah Satunya Polwan
direktur Reserse Kriminal Umum Polda Riau, Kombes Surawan (Foto: Chairul Hadi/GoRiau.com)
Kamis, 27 Oktober 2016 13:56 WIB
Penulis: Chairul Hadi
PEKANBARU - Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Riau menyebutkan, ada dua tambahan tersangka baru terkait kematian Apriadi Pratama, pelaku yang menikam anggota polisi Kepulauan Meranti hingga tewas di depan parkiran salah satu hotel di Selatpanjang.

Kedua tersangka ini, tak lain adalah oknum polisi yang bertugas di Polres Kepulauan Meranti. Satu orang adalah Polki (Polisi Laki-laki) dan tersangka kedua adalah oknum Polwan (Polisi Wanita). "Jadi total ada enam tersangka (polisi, red)," jawab Direktur Reserse Kriminal Umum, Kombes Surawan.

Penambahan tersangka ini, lanjut dia saat diwawancarai GoRiau.com (GoNews Group) di Mapolda, Kamis (27/10/2016) siang, adalah hasil dari petunjuk jaksa. "Kita diminta menetapkan dua tersangka yang diduga terlibat, hingga pelaku penusukan anggota Polri (Apriadi, red) tewas," tutur dia.

Baca Juga: Pasca Kasus Meranti Berdarah, 17 Oknum Polisi Di sana Terancam Dipecat

Untuk peran keduanya, Kombes Surawan belum dapat menjelaskan detil. "Kita lakukan pemeriksaan dan pemanggilan dulu, nanti baru bisa kita ungkapkan. Kalau kita (Dit Reskrimum) kan fokus padan unsur pidananya. Terkait pelanggaran internal itu ditangani Propam," tegasnya.

Baca Juga: Ini 42 Adegan Mulai dari Ditangkapnya Apriadi Hingga Berujung Tewas

Sementara terkait kematian almarhum Isrusli yang meregang nyawa saat bentrokan pecah di halaman Mapolres Kepulauan Meranti, menurut Surawan masih ditangani Propam. "Itu Propam, karena ada unsur SOP yang diduga dilanggar, tapi sejauh ini belum ditemukan pelanggarannya, makanya belum dilimpahkan ke kita," tukas Surawan. ***

Kategori:Beladiri
wwwwww