Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketum Projamin Ambroncius Dijemput Paksa Usai Jadi Tersangka
Hukum
15 jam yang lalu
Ketum Projamin Ambroncius Dijemput Paksa Usai Jadi Tersangka
2
Gus Jazil Bilang Ketidak Disiplinan Masyarakat Penyebab Kasus Covid-19 Tembus 1 Juta
MPR RI
20 jam yang lalu
Gus Jazil Bilang Ketidak Disiplinan Masyarakat Penyebab Kasus Covid-19 Tembus 1 Juta
3
Ada 7 Calon Tersangka Kasus Asabri dan Masih Bisa Bertambah
Hukum
24 jam yang lalu
Ada 7 Calon Tersangka Kasus Asabri dan Masih Bisa Bertambah
4
270 Pabrik di Karawang jadi Klaster Penyebaran Covid-19
Kesehatan
23 jam yang lalu
270 Pabrik di Karawang jadi Klaster Penyebaran Covid-19
5
Bamsoet Dukung Penegakan Hukum Berbasis Elektronik
MPR RI
19 jam yang lalu
Bamsoet Dukung Penegakan Hukum Berbasis Elektronik
6
Virus Nipah Diwaspadai Jadi Pandemi Baru, Tingkat Kematian 75%, Ini Gejala dan Cara Mencegahnya
Kesehatan
8 jam yang lalu
Virus Nipah Diwaspadai Jadi Pandemi Baru, Tingkat Kematian 75%, Ini Gejala dan Cara Mencegahnya
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Dihadapan Para Peternak Kambing Seluruh Indonesia, Ketua MPR: Kita Bisa Swasembada Daging lho..

Dihadapan Para Peternak Kambing Seluruh Indonesia, Ketua MPR: Kita Bisa Swasembada Daging lho..
Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan. (Foto: humas MPR)
Sabtu, 29 Oktober 2016 11:39 WIB
JAKARTA - Di hadapan ratusan peternak kambing dari seluruh Indonesia, saat mereka mengadakan pertemuan di Bantul, Jogjakarta, 29 Oktober 2016, Ketua MPR Zulkifli Hasan mengatakan dirinya senang bisa bersilaturahmi dengan para peternak. "Senang bisa berada di sini," ujarnya.

Selanjutnya Zulkifli Hasan menceritakan dirinya pernah bertemu dengan salah seorang peternak bernama Pak Jambek di Sumatera Barat. "Saya langsung tertarik untuk beternak," ujarnya. Untuk itulah dalam pertemuan itu Zulkifli Hasan ingin belajar langsung kepada peternak.

Dirinya mengatakan bisa menjadi Ketua MPR karena keluarganya juga pernah memiliki kambing. Diceritakan rumahnya di Lampung dulu adalah rumah panggung. Sebagai rumah panggung yang bawahnya kosong maka di bawah rumahnya itu dijadikan kandang kambing. "Jumlahnya 40 ekor," katanya. Dari kambing itulah diakui dirinya bisa membiayai sekolah dan membeli baju lebaran.

Selain beternak, tanah di sekitar rumahnya ditanami sayur-sayuran. Dari berkebun itulah maka segala kebutuhan bisa dicukupi. "Dulu orang-orang kampung lebih mandiri," ujarnya.

Budaya berkebun di rumah dan beternak itu menurut Zulkifli Hasan mulai ditinggalkan. Pada tahun 1970-an, desa-desa mandiri. Masing-masing rumah memiliki kambing dan sapi.

Ditegaskan sebenarnya Indonesia adalah negeri yang kaya, rumput ditanam langsung tumbuh. "Oleh sebab itu tak pantas kalau Indonesia impor daging," ujarnya. Ditegaskan kalau peternak digalakkan dengan memiliki 20 ekor kambing misalnya, maka Indonesia bisa swasembada daging.

"Sekarang kita masih menjadi importir daging terbesar," ujarnya.

Untuk mendukung swasembada daging itulah maka Zulkifli Hasan mendukung keberadaan organisasi peternak kambing. rls

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:GoNews Group, Peristiwa, Pemerintahan, Politik, DKI Jakarta, DI Yogyakarta
wwwwww