Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Syaifullah Tamliha Tekankan Pentingnya Batasan Akses Data di RUU PDP
DPR RI
24 jam yang lalu
Syaifullah Tamliha Tekankan Pentingnya Batasan Akses Data di RUU PDP
2
DPR Ingin RI-Turki segera Temukan Vaksin Covid-19
DPR RI
23 jam yang lalu
DPR Ingin RI-Turki segera Temukan Vaksin Covid-19
3
6 Hal yang Harus Dilakukan Pemerintah Serap Anggaran Penanggulangan Covid-19
DPR RI
23 jam yang lalu
6 Hal yang Harus Dilakukan Pemerintah Serap Anggaran Penanggulangan Covid-19
4
Belasan Juta Data Digital sudah Bocor, Sukamta Pertanyakan Kerjasama Data Center Indonesia-Perancis
DPR RI
22 jam yang lalu
Belasan Juta Data Digital sudah Bocor, Sukamta Pertanyakan Kerjasama Data Center Indonesia-Perancis
5
Arya Gerryan Dijagokan Masuk Skuad Inti Timnas U 19
Sepakbola
19 jam yang lalu
Arya Gerryan Dijagokan Masuk Skuad Inti Timnas U 19
6
Pemain Bali United FC Antusias Latihan di Tengah Pandemi Covid 19
Sepakbola
20 jam yang lalu
Pemain Bali United FC Antusias Latihan di Tengah Pandemi Covid 19
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Dihadapan Para Peternak Kambing Seluruh Indonesia, Ketua MPR: Kita Bisa Swasembada Daging lho..

Dihadapan Para Peternak Kambing Seluruh Indonesia, Ketua MPR: Kita Bisa Swasembada Daging lho..
Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan. (Foto: humas MPR)
Sabtu, 29 Oktober 2016 11:39 WIB
JAKARTA - Di hadapan ratusan peternak kambing dari seluruh Indonesia, saat mereka mengadakan pertemuan di Bantul, Jogjakarta, 29 Oktober 2016, Ketua MPR Zulkifli Hasan mengatakan dirinya senang bisa bersilaturahmi dengan para peternak. "Senang bisa berada di sini," ujarnya.

Selanjutnya Zulkifli Hasan menceritakan dirinya pernah bertemu dengan salah seorang peternak bernama Pak Jambek di Sumatera Barat. "Saya langsung tertarik untuk beternak," ujarnya. Untuk itulah dalam pertemuan itu Zulkifli Hasan ingin belajar langsung kepada peternak.

Dirinya mengatakan bisa menjadi Ketua MPR karena keluarganya juga pernah memiliki kambing. Diceritakan rumahnya di Lampung dulu adalah rumah panggung. Sebagai rumah panggung yang bawahnya kosong maka di bawah rumahnya itu dijadikan kandang kambing. "Jumlahnya 40 ekor," katanya. Dari kambing itulah diakui dirinya bisa membiayai sekolah dan membeli baju lebaran.

Selain beternak, tanah di sekitar rumahnya ditanami sayur-sayuran. Dari berkebun itulah maka segala kebutuhan bisa dicukupi. "Dulu orang-orang kampung lebih mandiri," ujarnya.

Budaya berkebun di rumah dan beternak itu menurut Zulkifli Hasan mulai ditinggalkan. Pada tahun 1970-an, desa-desa mandiri. Masing-masing rumah memiliki kambing dan sapi.

Ditegaskan sebenarnya Indonesia adalah negeri yang kaya, rumput ditanam langsung tumbuh. "Oleh sebab itu tak pantas kalau Indonesia impor daging," ujarnya. Ditegaskan kalau peternak digalakkan dengan memiliki 20 ekor kambing misalnya, maka Indonesia bisa swasembada daging.

"Sekarang kita masih menjadi importir daging terbesar," ujarnya.

Untuk mendukung swasembada daging itulah maka Zulkifli Hasan mendukung keberadaan organisasi peternak kambing. rls

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:GoNews Group, Peristiwa, Pemerintahan, Politik, DKI Jakarta, DI Yogyakarta

wwwwww