Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
19 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
15 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
3
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
16 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
4
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
12 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
5
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
11 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
6
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
Hukum
21 jam yang lalu
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
Home  /  Berita  /  Riau

November Masuk Puncak Musim Hujan, 7 Daerah di Riau Ini Waspadai Potensi Banjir

November Masuk Puncak Musim Hujan, 7 Daerah di Riau Ini Waspadai Potensi Banjir
Banjir yang menggenangi ruas Jalan di Kota Pekanbaru usai diguyur hujan deras beberapa waktu lalu (Foto: Chairul Hadi/GoRiau.com)
Senin, 31 Oktober 2016 15:57 WIB
Penulis: Chairul Hadi
PEKANBARU - Sejumlah kabupaten di Provinsi Riau berpotensi mengalami banjir, lantaran meningkatnya potensi curah hujan. Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) pun menyiapkan upaya antisipasi. Setidaknya, ada tujuh kabupaten yang yang rawan alami banjir.

Kabupaten ini salah satunya Kampar. Mengingat di sana terdapat bendungan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA), yang tidak hanya menampung debit air dari Riau, melainkan juga air kiriman dari Provinsi Sumatera Barat.

Meski sejauh ini kondisi air di sana surut, namun peluang peningkatan dapat terjadi kapan pun jika curah hujan meningkat. BPBD Riau pun terus berkoordinasi untuk mengantisipasi potensi terjadinya banjir.

"Koordinasi terus kita tingkatkan, terutama di wilayah yang potensi banjir cukup besar (selain di Kabupaten Kampar, red)," kata Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Riau, Jim Gafur, Senin (31/10/2016) siang di Pekanbaru.

Daerah lain yang perlu diwaspadai terjadinya banjir, ungkap dia, seperti di Kuansing, Inhu, Rohul, Rohil, Pelalawan dan Kabupaten Kepulauan Meranti. "Kita sudah kirimkan perahu karet, setiap daerah satu. Tahun ini kita juga upayakan pengadaan delapan (perahu karet, red) lagi," lanjutnya.

Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru, musim hujan sudah mulai melanda Riau, di mana puncaknya November 2016 ini. Bahkan hujan terpantau rutin terjadi dalam beberapa pekan belakangan.

Hujan diprediksi berlangsung hingga pertengahan Desember, yang terjadi merata di hampir seluruh Kabupaten di Provinsi Riau. Intensitasnya mulai dari ringan hingga sedang, dengan disertai petir. ***

Kategori:Olympic, Riau
wwwwww