Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
18 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
14 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
3
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
15 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
4
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
Hukum
20 jam yang lalu
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
5
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
11 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
6
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
11 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Home  /  Berita  /  Voli

Kepada Andi Rachman, Mursini Sampaikan Air Kuantan Keruh dan Tak Bisa Dimanfaatkan Karena PETI

Kepada Andi Rachman, Mursini Sampaikan Air Kuantan Keruh dan Tak Bisa Dimanfaatkan Karena PETI
Mursini berfoto bersama kepala daerah se-Riau dan Danrem, Danlanud serta Kapolda beserta jajarannya, Senin (31/10/2016) siang.
Senin, 31 Oktober 2016 15:27 WIB
Penulis: Wirman Susandi
PEKANBARU - Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, Drs. H. Mursini, MSi menyatakan kerusakan lingkungan terutama sungai sangat memprihatinkan di Kota Jalur. Hal itu dikarenakan maraknya aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI).

"Sungai Kuantan misalnya, itu airnya keruh dan tak bisa dimanfaatkan oleh masyarakat," ujar Mursini dalam rapat Fokompinda Riau yang dipimpin Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman, Senin (31/10/2016) siang.

Baca Juga: Hadiri Upacara Tiga Pilar, Mursini Siap Jalin Kerjasama dengan Polri dan TNI di Kuansing

Dikatakan Mursini, Pemkab Kuansing bersama jajaran Polri sudah berupaya untuk menertibkan kegiatan 'illegal meaning' tersebut. Namun, air Kuantan tetap keruh dan tak mau jernih.

"Ternyata, ada aktivitas PETI di hulu sungai Kuantan, tepatnya di provinsi tetangga," ujar Mursini. Karena sudah berada di luar Kuansing, Mursini menyatakan pemerintah tak punya kewenangan.

Baca Juga: Begini Perjuangan Polsek Benai dalam Menyelamatkan Lingkungan dari PETI

Karena itu, ia berharap agar Pemerintah Provinsi Riau mempertegas Tapal Batas antara Riau dan Sumbar. Supaya, pemerintah bisa bertindak tegas dalam memberantas PETI dan menyelamatkan lingkungan.

"Apalagi besok kewenangan kehutanan dan lingkungan ada di provinsi, maka kami berharap ada keseriusan Pemprov mengatasi krisis ini," papar Mursini.

Baca Juga: Hari Ini, Polres Kuansing Kembali Rusak Lima Rakit PETI

Kegiatan Rakor ini dihadiri seluruh kepala daerah di Riau beserta Camat dan Kades se-Riau. Sebelum Rakor, seluruh peserta mengikuti apel Kontigensi tiga pilar di halaman kantor Gubernur Riau. *** #KUANSING

Kategori:Voli
wwwwww