Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
17 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
13 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
3
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
13 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
4
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
Hukum
19 jam yang lalu
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
5
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
9 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
6
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
9 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Home  /  Berita  /  Badminton

PT JEC Akui dan Beberkan Alasan 15 Pekerja Cina di Blok A

PT JEC Akui dan Beberkan Alasan 15 Pekerja Cina di Blok A
Ilustrasi, pekerja dari Cina
Senin, 31 Oktober 2016 15:13 WIB
Penulis: Ilyas Ismail

IDI - Pihak sub kontraktor, pengerjaan operasional Blok A Medco, membenarkan keberadaan 15 warga negara Cina di lokasi pengeboran minyak di Aceh Timur itu. Namun diakui, mereka memiliki izin kerja resmi dari pihak Imigrasi dan Dinas Tenaga Kerja, Kabupaten Aceh Timur. 

“Hanya 15 orang, bukan 20 orang. Bahwa kehadiran 15 orang pekerja asing dari Cina tersebut adalah para pekerja ahli untuk pembangunan temporary facility (fasilitas sementara) sampai akhir Desember nanti. Kehadiran mereka legal dan dilindungi hukum,” kata Public Affair PT JEC Rahmatul, Fitriadi dalam siaran pers diterima GoAceh, Senin (30/10/2016).

Lanjutnya, bangunan yang dikerjakan oleh pihak pekerja asing itu adalah bangunan pre fab yang merupakan bangunan dengan pemasangan yang sistimatis dan desain khusus. Sehingga kata Rahmatul, dibutuhkan kemampuan khusus untuk menyelesaikan tepat waktu.

Baca: PT Medco E&P Malaka Berangkatkan 40 Pemuda Aceh ke Cepu

“Pekerjaan tersebut selain membutuhkan keahlian khusus juga memerlukan kecepatan, efisiensi dan ketepatan waktu dalam pengerjaan proyek dengan jadwal yang sangat ketat,” kata Rahmatul Fitriadi.

Ia menambahkan, demi keseimbangan tenaga kerja lokal dan transfer teknologi, pihak perusahan sub kontraktor telah menerima 30 pekerja pendamping dari lokasi setempat untuk membantu dan menyerap kemampuan dari 15 tenaga kerja asal Cina.

Baca: Lulus Administrasi, 10 Pemuda ini tak Dipanggil Wawancara

Harapan nantinya dapat memberikan pengetahuan dan pengalaman di lapangan, sehingga seiring proyek JEC selesai, akan lahir tenaga-tenaga kerja lokal dengan pengetahuan dan kemampuan setingkat kerja berskala internasional.

Baca: 20 Warga Negara Cina di PT Medco Dipertanyakan Izin Kerjanya

“Alasan pihak kita mempekerjakan tenaga kerja asing dari Cina adalah untuk mempercepat pelaksanaan proyek sesuai dengan arahan pihak Pemkab Aceh Timur, kilang gas Blok A Medco ini harus sudah beroperasi pada 2018. Sehingga proyek ini nantinya akan memberikan kontribusi bagi perkembangan perekonomian, peningkatan pendapatan, kapasitas dan transfer ketrampilan bagi masyarakat dan Pemkab Aceh Timur,” tutur Rahmatul Fitriadi.

Editor:Kamal Usandi
Kategori:Badminton, Ekonomi
wwwwww