Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
19 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
13 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
3
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
12 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
4
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
13 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
5
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
13 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
6
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
18 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Home  /  Berita  /  Badminton

Ricuh Saat Blusukan, Ahok Terpaksa Dievakuasi Pakai Angkot

Ricuh Saat Blusukan, Ahok Terpaksa Dievakuasi Pakai Angkot
Ahok saat di evakuasi menggunakan angkot. (istimewa)
Rabu, 02 November 2016 21:43 WIB
JAKARTA - Kericuhan terjadi saat aksi kampanye calon gubernur petahana DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Sekitar 30 massa yang mengenakan baju putih menghadang Ahok di dekat Pasar Kaget, Jalan Sulaiman, Kebun Jeruk, Jakarta Barat.

Massa yang berkumpul tersebut sudah menanti kedatangan Ahok yang terlebih dulu berkunjung ke Pasar Bunga, Kebon Jeruk. Mereka membawa poster yang berisi cacian yang ditujukan kepada Ahok. Teriakan caci maki juga dilontarkan massa.

Saat massa berjarak sekitar 300 meter, tiba-tiba saja Kapolsek Kebon Jeruk, Kompol Lambe, meminta kepada tim kampanye Ahok untuk segera mengevakuasi Ahok sebelum dekat dengan kerumunan massa.

"Bapak (Ahok) evakuasi sekarang," kata Lambe kepada salah satu tim kampanye Ahok.

Alhasil, Ahok dievakuasi dengan angkutan umum yang melintas guna menjauh dari kerumunan massa. Sementara massa yang menunggu kedatangan Ahok saling dorong dengan petugas kepolisian yang menghadang mereka.

Ahok menilai aksi demonstrasi massa tersebut melukai demokrasi. "Saya kira ini mencederai demokrasi kita," kata Ahok menanggapi aksi massa, Rabu (2/11/2016).

Terkait persoalan hukum yang membelitnya, Ahok meminta masyarakat mengikuti prosedur yang saat ini berjalan di kepolisian. ***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Liputan6.com
Kategori:Metropolitan, Olympic, Badminton, DKI Jakarta
wwwwww