Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
17 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
11 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
3
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
11 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
4
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
11 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
5
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
12 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
6
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
17 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Home  /  Berita  /  Badminton

Terlibat Penjualan Manusia, Cewek Cantik Asal Tiongkok Ditangkap Polda Kalbar Bersama 3 Rekannya di Banten

Terlibat Penjualan Manusia, Cewek Cantik Asal Tiongkok Ditangkap Polda Kalbar Bersama 3 Rekannya di Banten
Tersangka NV yang sudah ditahan pihak Polda Kalbar. (Ngadri/GoNews)
Rabu, 02 November 2016 22:40 WIB
Penulis: Ngadri
PONTIANAK- NV gadis berusia 19 tahun asal negeri Tiongkok, harus berurusan dengan pihak Kepolisian karena terlibat tindak pidana perdagangan manusia. NV berhasil ditangkap Polda Kalbar di Banten bersama 3 orang rekanya pada hari Rabu (2/11/2016).

Total tersangka 4 orang yakni NV, LZ, NK, dan BD, sementara satu orang tersangka lainnya berhasil melarikan diri dari sergapan Polda Kalbar yang bekerjasama dengan Polda Banten.

Menurut Dir Reskrimum Polda Kalbar Kombes Pol  Krisnanda yang didampingi Kabid Humas Polda kalbar Kombes Pol  Suhadi menjelaskan, terungkapnya kasus perdagangan orang ini, merupakan hasil pengembangan dari informasi masyarakat tentang adanya tindak pidana perdagangan Orang.

Adapun korbannya adalah seorang anak yang masih dibawah umur bernama ER 16 tahun, alamat jalan Komodor Yoes Soedarso kecamatan Pontianak Barat.

Adapun kronoligisnya, tersangka NV menawarkan perempuan keturunan tionghoa yang tak lain adalah ER (korban, red), kepada  AS yang kini masih buron, untuk dikenalkan dengan laki laki asal Tiongkok Liu, Zhong Chai.

Adapun tujuan dari perkenalan tersebut, para tersangka bermaksud menjual korban ke LZ guna dijadikan istri dan langsung menggelar acara tunangan. "Pada hari Senin (24/10/2016) dilakukan pertunangan di Restoran Fajar Jalan Pahlawan Pontianak Selatan, namun korban ER menolak untuk ditunangkan, tapi sang nenek korban yakni NK, memaksa dan mengancam korban apabila tidak mau bertunangan, maka korban harus mengembalikan uang yang telah diberikan oleh Tersangka LZ," terang Kombes Suhadi.

Atas kejahatan yang mereka lakukan, tersangka memperoleh keuntungan sekitar Rp57 juta, sedangkan nenek Korban mendapatkan imbalan Rp20 juta dan tersangka NV memperoleh sekitar Rp4 juta.

Menurut Kombes Suhadi, para tersangka  dikenakan UU nomor 21 tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang pasal 2, 6 dan 10.

"Dari hasil penyelidikan kita, tindak pidana penjualan orang dengan modus perjodohan ini ternyata sudah sering dilakukan oleh tersangka  AS dan  NV," pungkasnya. ***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Badminton, Olympic, Beladiri, Kalimantan Barat
wwwwww