Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
21 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
14 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
3
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
15 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
4
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
14 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
5
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
15 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
6
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Sepakbola
14 jam yang lalu
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Home  /  Berita  /  Badminton

Jika Presiden Jokowi tak Mau Tanggapi Aspirasi, Massa Ancam Menginap di Depan Istana

Jika Presiden Jokowi tak Mau Tanggapi Aspirasi, Massa Ancam Menginap di Depan Istana
Ribuan massa masih bertahan di Silang Monas dan depan Istana Negara. (Muslikhin/GoNews)
Jum'at, 04 November 2016 18:49 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Aksi bela Islam oleh ratusan ribu massa di depan Istana Negara, sampai saat ini masih terus berlanjut. Bahkan para peserta mengancam akan menginap jika Presiden Jokowi tidak menumi atau mengizinkan mereka masuk ke dalam.

Dari atas mobil pengeras suara, Habib Riziq dan beberapa tokoh masih terus memberikan Orasi. Sambil sesekali mengingatkan ribuan jamaah untuk tetap menjaga keamanan dan tidak terprovokasi oleh siapapun.

"Hati-hati Provokasi saudara-sauadara, Takbir...!," ucap Habib Riziq yang disambut suara takbir dan tahmid oleh para peserta aksi.

"Kita disini bukan mau main-main, kita disini ingin ketegasan saudara Presiden Joko Widodo, berani gak tangkap Ahok? Kalau tak berani berarti Jokowi juga harus dicabut mandatnya dari pimpinan negara," teriak Fatmawati Soekarno Putri, yang hadir memberikan orasi.

Selain itu, Rhoma Irama yang juga turut berorasi, mengingatkan Pemerintah agar tidak melukai jutaan ummat Islam di Indonesia. Dirinya berharap Presiden segera perintahkan Polisi untuk menangkap Ahok. ***

wwwwww